Berita

Rizal Ramli bersama pasukan Cakra Buana/Dok

Politik

Cakra Buana: Selaras Dengan Bung Karno, Rizal Ramli Harus Pimpin Indonesia

MINGGU, 15 APRIL 2018 | 13:30 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ratusan Satgas Nasional Cakra Buana PDI Perjuangan mengawal rangkaian kegiatan ekonom senior Rizal Ramli semasa di Bandung dan Tasikmalaya pada Sabtu (14/4).  

Kepala Satgasus DKI Cakra Buana, Kadiman Sutedy mengatakan, pengawalan terhadap Rizal Ramli merupakan bentuk apresiasi dari kader PDIP atas komitmen mantan Menko Maritim di era pemerintahan Jokowi tersebut yang konsisten dalam menjalankan konsep Trisakti yang diajarkan Bapak Pendiri Bangsa, Soekarno.

"Semasa ia menjabat, tidak ada satu pun ajaran Bung Karno tentang Trisakti yang melenceng. Misalnya, soal berdaulat di bidang politik, Rizal Ramli lah yang mengubah nama Laut Cina Selatan menjadi Laut Natuna Utara. Di bidang ekonomi, Rizal konsisten melawan neoliberalisme, yakni pembangunan ekonomi melalui utang," ujar pria yang karib disapa Yongki ini di Pondok Pesantren Raudatul Muta'alimin, Tasikmalaya, Sabtu malam (14/4).


Bagi Yongki, pengawalan terhadap Rizal Ramli sebenarnya tidaklah cukup untuk membalas jasa-jasa menko Ekuin semasa pemerintah Abdurrahman Wahid itu terhadap masyarakat Indonesia. Rizal Ramli, sambung Yongki, harus diberikan kesempatan untuk memimpin negeri ini.

"Saya sudah lama kenal Rizal Ramli. Semasa hidupnya selalu menjadi penasihat Presiden. Tapi, hanya sedikit nasihatnya itu yang diimplementasikan penguasa. Padahal, semua ide dan gagasannya selaras dengan pemikiran Soekarno. Kini saatnya ia pimpin negeri ini," tegas Yongki.

Satuan Tugas (Satgas) Cakra Buana dibentuk selain menjadi garda bangsa, juga sebagai upaya mendukung penguatan organisasi ketahanan negara, dan menjaga masa persiapan kampanye.

Anggota Satgas Cakra Buana direkrut dari mulai latar belakang pendidikan rendah yang belum memiliki pekerjaan tetap.

Lahirnya Satgas Nasional PDI Perjuangan Cakra Buana ini merupakan sebuah perjalanan yang cukup panjang.

Secara harfiah, Cakra berarti Senjata, dan Buana berarti Dunia. Maka, Cakra Buana berarti Satuan Tugas PDIP Perjuangan yang akan selalu menjadi senjata partai di dalam menjaga harkat, martabat, dan kedaulatan NKRI.[wid]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya