Berita

Hendri Satrio/Net

Politik

KedaiKOPI: Elektabilitas Jokowi Tertinggi

SABTU, 14 APRIL 2018 | 20:43 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. KedaiKOPI, kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia, merilis  survei soal dinamika Pilpres 2019. Hasil survei menyebut Presiden Jokowi memiliki tingkat keterpilihan yang tinggi bila dibandingkan Prabowo Subianto.

"Jadi jika Jokowi rematch hari ini menghadapi Prabowo, maka ia tetap lebih unggul," kata Founder Lembaga Survei KedaiKOPI Hendri Satrio dalam keterangannya kepada redaksi, Sabtu (14/4).

Dalam survei yang menampilkan elektabilitas sejumlah nama calon presiden dan wakil presiden ini, Jokowi saat disandingkan dengan sejumlah nama masih dominan (48,3%), diikuti Prabowo Subianto (21,5%), Gatot Nurmantyo (2,1%) lalu TGB Zainul Madji, Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono yang sama-sama mendapatkan 1,1% suara.


Pada pertanyaan terbuka, Jokowi juga berada pada posisi teratas top of mind masyarakat sebagai calon presiden (35,1%), sedang Prabowo berada posisi berikutnya dengan 12,0%. Lalu diikuti sejumlah nama lainnya, Gatot Nurmantyo (1,1%), Agus Harimurti Yudhoyono (0,7%), TGB Zainul Madji (0,5%) dan SBY (0,5%).

"Nama-nama lainnya tak sampai 0,5% ada Hari Tanoe, Anies Baswedan dan Edy Rahmayadi dan lain-lain," tambah Hendri.

Survei ini dilakukan terhadap 1135 responden di 34 propinsi dengan margin of error plus minus 2,97% pada interval kepercayaan 95,0%. Responden adalah calon pemilih berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan dipilih dengan menggunakan metode multistage random sampling dan diwawancarai dengan tatap muka (home visit).[dem]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya