Berita

Telegram/Net

Dunia

Rusia Resmi Larang Aplikasi Perpesanan Telegram

SABTU, 14 APRIL 2018 | 10:51 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pengadilan Moskow Rusia melarang aplikasi perpesanan Telegram yang populer pekan ini.

Putusan pengadilan itu diambil setelah Telegram menolak untuk memberikan kunci enkripsi Federal Security Service (FSB) Rusia yang akan memberikan akses ke data olahpesan pengguna.

Belum jelas bagaimana Kremlin akan memblokir layanan dari sudut pandang teknis. Namun Telegram yang memiliki lebih dari 200 juta pengguna di seluruh dunia, sangat populer di kalangan elit Rusia. Baik politisi oposisi maupun pejabat Kremlin menggunakannya untuk tetap berkomunikasi.


Dimuat The Guardian, Telegram sendiri diciptakan oleh pengusaha internet Rusia Pavel Durov, yang sering bentrok dengan layanan keamanan melalui jaringan sosialnya VKontakte dan meninggalkan Rusia pada tahun 2014.

Durov mengatakan secara terbuka dia tidak akan memberikan akses FSB ke data pengguna. Dia mengejek badan keamanan minggu lalu dengan memposting foto dua kunci logam, menyusul tuntutan bahwa Telegram memberikan kunci enkripsi kepada pemerintah.

Aplikasi perpesanan terenkripsi lainnya, seperti WhatsApp dan Sinyal, tetap legal di Rusia. [mel]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Sandy Rio Kuahaty Nakhodai GAMKI Jakut 2026-2029

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:26

Bawaslu Dorong Transformasi Digital dari Administrasi ke Pengawasan Berbasis Risiko

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:23

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:14

Reformasi Kelistrikan Penting untuk Capai Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:01

Menkop Kukuhkan Yudi Azis sebagai Rektor IKOPIN Periode 2026–2031

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:44

Bahas Keamanan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:42

Meracik Horor Komedi di Film Ghosthing, Ini Pandangan Peter Surya Wijaya

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:41

Tanggapi Survei Celios, Gibran Janji Kerja Lebih Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:31

APBD DKI 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Naik 4,18 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20

Selengkapnya