Berita

Politik

Sangat Mungkin 2019 Ganti Presiden

KAMIS, 12 APRIL 2018 | 18:36 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Kesiapan Prabowo Subianto maju sebagai calon presiden merupakan sikap dari ketua umum Partai Gerindra yang selama ini ditunggu-tunggu. Dengan pernyataaan kesiapan Prabowo tersebut dapat dipastikan pertarungan antara Jokowi dengan Prabowo akan kembali terulang.

"Berbicara peluang Prabowo yang menjadi pesaing Jokowi, meskipun kali ini Prabowo melawan Jokowi yang menjadi petahana, namun melihat situasi baik perekonomian, hukum, maupun politik yang tidak kunjung stabil selama Jokowi berkuasa, tidak menutup kemungkinan dalam pilpres 2019 yang akan datang akan terjadi pergantian presiden," tutur Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) Jajat Nurjaman kepada redaksi, Kamis (12/4).

Meskipun persaingan antara Jokowi-Prabowo sudah dipastikan kembali terjadi, namun karena banyak partai yang belum secara tegas menyatakan dukungan, Jajat melihat peluang munculnya calon alternatif terbuka lebar.


Namun karena ketatnya persaingan antara Jokowi dan Prabowo, peluang untuk mengusung calon alternatif tidak akan membawa pengaruh besar karena arena pilpres secara todas langsung sudah dikuasai antara kubu Prabowo maupun Jokowi.

"Tidak ada jaminan bagi petaha akan mampu mempertahankan kekuasaannya dengan mudah. Sebaliknya yang harus lebih hati-hati adalah Jokowi. Sejarah mencatat presiden yang diusung PDIP selalu gagal mempertahankan kekuasaannya. Bahkan Megawati saja sebagai ketua umum PDIP gagal meskipun sebagai petahana," kata Jajat.

"Jadi tidak ada alasan akan menutup peluang kalau Jokowi tidak dapat dikalahkan, karena sejarah sudah mencatat kegagalan kader PDIP di masa lampau," tutup Jajat.[dem]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya