Berita

Yansen Dinata/RMOL

Hukum

Presiden Jokowi Kembali Didesak Bentuk TGPF Kasus Penyerangan Novel

KAMIS, 12 APRIL 2018 | 01:42 WIB | LAPORAN:

. Koalisi Masyarakat Sipil Peduli KPK memperingati satu tahun mendukung pengungkapan kasus penyerangan terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Koalisi Masyarakat Sipil Peduli KPK terdiri dari LBH Jakarta, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Koalisi Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Indonesia Corruption Watch (ICW), Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK), PP Muhammadiyah, dan Amnesty International Indonesia, dan Change.Org Indonesia.

Koalisi Masyarakat Sipil Peduli KPK beserta tim advokasi Novel Baswedan mendesak Presiden Joko Widodo untuk membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF).


"Pembentukan TGPF bukan hanya untuk membuat perasaan Novel lega, namun juga menunjukkan adanya keseriusan dari negara terhadap pengusutan kasus-kasus yang bernada serupa," ujar Inisiator Petisi Change.org//tiktoknovel, Yansen Dinata di Taman Pandang, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (11/4).

Selain itu, pembentukan TGPF dapat meyakinkan masyarakat luas bahwa negara berkomitmen terhadap pemberantasan korupsi, penegakan hak asasi manusia dan rule of law.

"Karena keseriusan negara mengupayakan keadilan bagi Novel Baswedan, harus diwujudkan sesegera mungkin, tanpa perlu menunggu Kepolisian RI angkat tangan," sebut Yansen Dinata. [rus]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Swiss Tantang Argentina Usai Singkirkan Kolombia Lewat Drama Adu Penalti

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:45

Kemesraan Prabowo-Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:30

Khayal Seorang Revolusioner

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:15

Pengalaman Demokrasi India jadi Inspirasi Penting Indonesia

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:53

Sikap Tegas Rektor Untan Jalankan Statuta Universitas Tuai Apresiasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:23

Belajar dari Koperasi Pertanian Jepang

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:58

Prabowo: Saya adalah Pengagum Pribadi Shri Narendra Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:31

Kisah Seorang Anak Buruh Harian Lepas

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:13

Bahayakan Nyawa Banyak Orang, DPR Desak Polisi Berantas Maling Besi

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:59

Tinjau TPA Jatiwaringin

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:39

Selengkapnya