Berita

Mike Pompeo/Net

Dunia

Besok, Calon Menlu Baru Jalani Fit And Proper Test

RABU, 11 APRIL 2018 | 12:15 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Hampir sebulan setelah diumumkan oleh Amerika Serikat Presiden Donald Trump sebagai calon Menteri Luar Negeri, Mike Pompeo akhirnya akan diuji di Komite Hubungan Luar Negeri Senat Amerika Serikat pekan ini.

Forum pengujian yang setara dengan fit and proper test ini akan sangat menentukan bisa atau tidaknya Mike Pompeo dilantik sebagai Menlu menggantikan Rex Tillerson yang pemecatannya dilakukan Trump melalui akun twitternya pada 13 Maret lalu.

Menurut rencana, rapat dengar pendapat dari Komite Hubungan Luar Negeri Senat yang akan menguji calon Menlu Pompeo akan dilaksanakan pada hari Kamis 12 April 2018 jam 10.00 pagi waktu setempat di Washington D.C.


Jadwal pengujian terhadap Mike Pompeo ini diumumkan secara resmi oleh Ketua Komite Hubungan Luar Negeri Senat, Bob Corker.

Di Amerika Serikat, posisi sebagai Menlu membutuhkan konfirmasi Senat. Konfirmasi tersebut dilakukan melalui dua tahap yaitu tahap pertama diuji di hadapan Senat Hubungan Luar Negeri. Selanjutnya akan dilakukan pemungutan suara di hadapan seluruh anggota Senat.

Sampai dengan saat ini, pro dan kontra terjadi atas pencalonan Mike Pompeo. Sejumlah Senator sudah mengumumkan akan memberikan kata tidak saat nanti dilaksanakan pemungutan suara terhadap Pompeo.

Saat ini, Pompeo masih menjabat sebagai Direktur Dinas Rahasia CIA.

Posisinya di CIA, akan digantikan oleh Wakilnya sendiri yaitu Gina Haspel, yang juga harus mendapatkan konfirmasi Senat.

Jika Mike Pompeo berhasil mendapatkan konfirmasi dari Senat maka dia akan dilantik oleh Wakil Presiden Mike Pence di Gedung Putih.

Akan tetapi jika terjadi delay atau penundaan konfirmasi, maka Mike Pompeo tidak bisa dilantik, menunggu sampai Senat menyatakan konfirmasi mereka atas pencalonan mereka.

Dan yang lebih sial lagi adalah jika Senat menolak pencalonan Mike Pompeo seperti yang pernah dialami oleh calon Menlu di era Presiden Barack Obama, Susan Rice.

Ketika itu, Senat menolak memberikan konformasi kepada Susan Rice sehingga dia gagal duduk menjadi Menlu. [mel]

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

Board of Peace: Pergeseran Rational Choice ke Pragmatisme Politik

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:45

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

Kawasan Industri Jateng Motor Baru Transformasi Ekonomi Nasional

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:58

Ustaz Adi Hidayat Sambangi Markas Marinir

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:42

Ketua BEM UGM: Semakin Ditekan, Justru Kami Semakin Melawan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:26

Praktisi Hukum: Pasal 2 dan 3 UU Tipikor Bisa jadi Alat Kriminalisasi Pengusaha

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:06

PBNU dan Majelis Alumni IPNU Peroleh Wakaf Alquran di Bulan Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:45

Kejagung Tegaskan Hukuman Mati ABK di Kasus Narkoba sesuai Fakta Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:30

Mantan Danyon Sat 71.2 Kopassus Jabat Dandim 0509 Kabupaten Bekasi

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:15

KPK Bakal Kulik Dugaan Aliran Uang Suap Importasi ke Dirjen Bea Cukai

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya