Berita

Foto: Net

Politik

Rocky Gerung: Gerakan Ganti Presiden Sangat Konstitusional

MINGGU, 08 APRIL 2018 | 16:28 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Keinginan mengganti presiden pada tahun 2019 tidak bertentangan dengan konstitusi. Di dalam negara demokrasi, warganegara memiliki hak untuk mempertimbangkan, mengevaluasi dan memutuskan apakah presiden dapat melanjutkan kekuasaanya atau tidak.

Hal itu dikatakan intelektual Rocky Gerung dalam sebuah video yang viral hari ini (Minggu, 8/4).

"Saya kira gerakan ganti presiden sangat konstitusional karena sesuai dengan jadwal pemilihan umum. Jadi kalau ada pandangan yang mengangga itu sebagai gerakan oposisi yang berbahaya, itu pandangan yang bodoh," ujarnya.


Rocky Gerung juga mengatakan, pihak yang ingin agar presiden diganti memiliki hak yang sama dengan pihak yang ingin presiden bertahan.

 "Mereka yang ingin presiden berlanjut juga punya hak untuk mempromosikan sang presiden. Sebaliknya, mereka yang ingin mengganti juga punya dalil yang sama kuat," sambungnya.

"Kita harus menghargai segala upaya untuk memperbaiki negeri ini. Saya sendiri berpendapat bahwa harus ada pergantian presiden," demikian Rocky Gerung. [dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 Digelar di JCC, Dorong UMKM Naik Kelas

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:25

Jaksa Agung Rotasi 29 Jaksa Termasuk Dirdik Jampidsus

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:05

Bawaslu Mulai Susun Indeks Kerawanan Pemilu 2029

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:00

Refly Harun Kawal Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:45

Max Blumenthal Soroti Ancaman Kebebasan Pers akibat Kemitraan AS-Israel

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:43

OPM Pimpinan Kopitua Heluka Diduga Dalang Pembunuhan Tiga Warga Sipil di Yahukimo

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:39

Pemuda Jabar Peduli Gelar Santunan untuk Korban Pesta Rakyat Garut

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:36

Gus Yahya Siap Bertarung Lagi Pertahankan Kursi Ketum PBNU

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:32

Pakta Integritas Perempuan Bangsa Wujud Totalitas Besarkan PKB

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:30

Wakapolri Ingatkan Perwira Remaja: Satu Tindakan Menyimpang Rusak Kepercayaan Polri

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:21

Selengkapnya