Berita

Aris Budiman/Net

Hukum

Aris Budiman: Saya Kuda Troya Bagi Oknum KPK

JUMAT, 06 APRIL 2018 | 20:51 WIB | LAPORAN:

Direktur Penyidikan KPK, Brigjen Aris Budiman mendadak menyampaikan curahan hati di hadapan para wartawan.

Curhatan Aris diungkapkan seusai acara pelantikan Kepala Kepolisian Nusa Tenggara Barat Brigjen Pol Firli menjadi Deputi bidang Penindakan.

Dengan wajah marah Aris mengungkapkan bahwa dirinya adalah kuda troya bagi oknum yang memanfaatkan kesucian KPK. Istilah kuda troya sendiri dalam dunia politik untuk menggambarkan musuh dalam selimut.


Awalnya Aris mejelaskan dirinya menerima email dari salah satu Kasatgas yang meminta untuk dikembalikan ke KPK.

Kasatgas tersebut diisukan kurang sedap oleh oknum internal lembaga anti rasuah itu. Diakuinya Kasatgas yang mengirim email merupakan penyidik yang baik.

"Hari ini saya terima email penerimaan pegawai dari salah satu Kasatgas. Saya minta untuk kembali ke KPK dan dia adalah penyidik yang baik. Termasuk penerimaan beliau dan dari dalam KPK dikembangkan, seolah-olah kuda troya dan saya balas email itu," ujarnya di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (6/4).

Kesal karena isu miring yang berhembus, dirinya meluapkan kemarahannya di depan sorotan kamera wartawan.

"Saya katakan bahwa saya adalah kuda troya bagi oknum-oknum yang menanfaatkan kesucian KPK untuk kepentingan pribadi," tegasnya.

Namun demikian Aris enggan mengungkap siapa oknum yang menyebarkan isu kurang sedap tersebut.

Aris menyampaikan isi hatinya setelah para pimpinan KPK dan sejumlah pegawai meninggalkan aula. Saat kejadian tersebut Jurubicara KPK Febri Diansyah juga sedang di dalam ruangan yang sama. [nes]


Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Swiss Tantang Argentina Usai Singkirkan Kolombia Lewat Drama Adu Penalti

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:45

Kemesraan Prabowo-Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:30

Khayal Seorang Revolusioner

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:15

Pengalaman Demokrasi India jadi Inspirasi Penting Indonesia

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:53

Sikap Tegas Rektor Untan Jalankan Statuta Universitas Tuai Apresiasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:23

Belajar dari Koperasi Pertanian Jepang

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:58

Prabowo: Saya adalah Pengagum Pribadi Shri Narendra Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:31

Kisah Seorang Anak Buruh Harian Lepas

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:13

Bahayakan Nyawa Banyak Orang, DPR Desak Polisi Berantas Maling Besi

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:59

Tinjau TPA Jatiwaringin

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:39

Selengkapnya