Berita

Skipal dan Putrinya, Yulia/BBC

Dunia

Soal Keracunan Eks Agen Ganda, Rusia: Inggris Sedang Bermain Api

JUMAT, 06 APRIL 2018 | 07:14 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Rusia menuduh Inggris telah menciptakan cerita palsu dan bermain dengan api atas kasus keracunan eks agen ganda Rusia Sergei Skipal dan putrinya di Salisbury.

Pada pertemuan Dewan Keamanan PBB, duta besar Rusia di PBB, Vasily Nebenzia mengatakan tujuan utama Inggris dengan tuduhannya itu adalah mendiskreditkan dan bahkan mendelegitimasi Rusia dengan tuduhan tak berdasar.

Inggris diketahui tegas mengatakan bahwa Rusia berada di belakang serangan itu tetapi Moskow menyangkal hal tersebut.


Nebenzia mengatakan tuduhan itu mengerikan dan tidak dibuktikan kebenarannya. Dia juga mengklaim Inggris sedang melancarkan perang propaganda melawan Rusia.

Dia mengatakan bahwa Novichok, yakni kelompok agen saraf yang digunakan dalam keracunan, adalah tidak dilindungi hak cipta oleh Rusia, terlepas dari nama Rusia yang jelas dan telah dikembangkan di banyak negara.

"Ini semacam teater yang absurd. Tidak bisakah kau muncul dengan cerita palsu yang lebih baik?" tanyanya dalam pertemuan khusus Dewan Keamanan di New York untuk membahas serangan itu pekan ini seperti dimuat BBC.

Dalam pernyataannya kepada dewan beranggotakan 15 orang itu, Nebenzia mempertanyakan mengapa Rusia akan melenyapkan seseorang menggunakan metode berbahaya dan sangat umum.

Dia membandingkan penggunaan bahan kimia dengan ratusan cara cerdas membunuh seseorang yang ditunjukkan dalam Pembunuhan Midsomer seri Inggris. [mel]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Sandy Rio Kuahaty Nakhodai GAMKI Jakut 2026-2029

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:26

Bawaslu Dorong Transformasi Digital dari Administrasi ke Pengawasan Berbasis Risiko

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:23

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:14

Reformasi Kelistrikan Penting untuk Capai Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:01

Menkop Kukuhkan Yudi Azis sebagai Rektor IKOPIN Periode 2026–2031

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:44

Bahas Keamanan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:42

Meracik Horor Komedi di Film Ghosthing, Ini Pandangan Peter Surya Wijaya

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:41

Tanggapi Survei Celios, Gibran Janji Kerja Lebih Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:31

APBD DKI 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Naik 4,18 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20

Selengkapnya