Berita

SPAM Regional Kartamantul/Istimewa

Advertorial

Pembangunan SPAM Regional Kartamantul Dukung Target Akses Air Minum Aman Nasional

KAMIS, 05 APRIL 2018 | 07:30 WIB | LAPORAN:

Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Kartamantul (Yogyakarta, Sleman, dan Bantul) akan melayani kebutuhan air bersih bagi 150 ribu jiwa yang tinggal di Yogyakarta dan sekitarnya.

Pembangunan SPAM Regional ini merupakan sistem terpadu untuk optimasi pelayanan air bersih untuk beberapa daerah. Dengan sistem terpadu ini dapat mengatasi keterbatasan air baku yang tidak merata di berbagai daerah serta menghemat anggaran dalam pembangunan instalasi pengolahan air minum (IPA) dan jaringan distribusinya.
 
"Pembangunan SPAM regional lebih efektif karena sumber air bakunya satu tetapi dapat dimanfaatkan untuk beberapa kota/kabupaten. Hal ini merupakan salah satu upaya mempercepat pencapaian target akses air minum aman 100% pada tahun 2019," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu. Sumber air baku SPAM Kartamantul berasal dari Sungai Progo seperti keterangan yang diterima redaksi.
 

 
Pembangunannya dilakukan oleh Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya mulai tahun 2014 dengan target selesai pada 2018. SPAM Kartamantul direncanakan memiliki kapasitas 700 liter/detik dengan cakupan layanan sebanyak lima kecamatan di Kabupaten Sleman, 14 kecamatan di Kota Yogyakarta dan tiga kecamatan di Kabupaten Bantul.
 
Pembangunannya dilakukan dua tahap yakni APBN tahun 2014-2015 sebesar Rp 88,7 miliar dan APBN tahun 2017-2018 sebesar Rp 90,5 miliar. Pembangunan berupa intalasi pengolahan air, dua buah reservoir dengan kapasitas 2.000 m3 dan 1.000 m3, booster 500 m3, jaringan perpipaan sepanjang 18 km dan 12 km serta bangunan pendukung. 
 
Secara nasional, pelayanan air minum di Indonesia hingga akhir 2016 sebesar 71,14% dengan rincian 81,30% di wilayah perkotaan dan 60,72% di perdesaan. Angka tersebut telah meningkat dibandingkan tahun 2014 sebesar 68,36% dengan rincian 80,72% di perkotaan dan 56,09%.
 
Selain SPAM Kartamantul, Kementerian PUPR juga tengah membangun 8 SPAM Regional lainnya yang menjadi proyek strategis nasional (PSN) yakni SPAM Regional Semarang Barat, Wasusokas di Prov. Jawa Tengah, SPAM Regional Jatigede dan Jatiluhur di Prov. Jawa Barat, SPAM Regional Mammimasata (Makasar, Maros, Sungguminasa dan Takalar) di Prov. Sulawesi Selatan,  SPAM Regional Mebidang (Medan, Binjai dan Deli Serdang) di Prov. Sumatera Utara, SPAM Regional Lampung di Prov. Lampung dan SPAM Regional Umbulan di Prov. Jawa Timur. [mel]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya