Berita

Yusril Ihza Mahendra/Net

Politik

"Yusril Numpang Terkenal, Jualannya Enggak Laku"

KAMIS, 05 APRIL 2018 | 01:52 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra hanya memanfaatkan popularitas terpidana kasus penodaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dengan mengungkit-ungkit stasus kewarganegaraan ayah mantan Bupati Belitung Timur itu, Tjung Kim Nam.

Adik kandung yang juga Kuasa Hukum Ahok, Fifi Letty Indra dengan tegas mengatakan, meskipun bisa berbahasa Mandarin dan berasal dari Pulau Belitung, bukan berarti Yusril mahfum atas sejarah keluarganya sendiri.

"Logisnya masa hanya karena bisa bahasa Tionghoa dan tinggal di Belitung menjadikan dia mengenal dan tahu isi hati bapak saya? Hebat kan? Tahu kalau bapak saya menolak menjadi WNI. Aneh kan," ketusnya saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rabu (4/4).


Fifi enggan menanggapi lebih jauh soal Yusril yang sengaja memanfaatkan nama besar kakaknya untuk mendongkrak elektabilitas PBB. Namun memang diakuinya ada beberapa teman yang justru memandang sinis pernyataan Pakar Hukum Tata Negara itu.

"Begini ya, ada yang nulis di tempat saya, 'kali numpang terkenal. Jualannya gak laku'. Itu kata orang-orang loh," kata Fifi menirukan pernyataan teman dalam akun media sosial pribadinya.

Dipertegas soal sikap keluarga menanggapi pernyataan Yusril. Fifi bilang keluarganya agak sedikit gusar.

"Dari kami nilainya kurang kerjaan kali ya," ungkapnya.

Tak jauh beda dengan Ahok yang juga sudah diberitahukan perihal pernyataan Yusril itu.

"Ketawa lagi. Puji tuhan. Tapi terus terang saja, beliau (Ahok) ini kan negarawan ya, reaksinya begitu cool. Tapi karena nyinggung keluarga, jadi kami yang agak marah," demikian Fifi. [sam]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya