Berita

Foto: Net

Bisnis

Indonesia Harus Lentur Hadapi Revolusi Industri 4.0

RABU, 04 APRIL 2018 | 18:39 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Di era revolusi industri 4.0, banyak aktivitas akan beralih ke dunia maya. Untuk itu, Gurubesar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) Rhenald Kasali berharap kebijakan pemerintah lebih lentur dalam menghadapi revolusi industri 4.0. Indonesia.

Indonesia, kata dia, harus mengubah kebijakan dan fokus pembangunan agar tetap bisa beradaptasi dan bersaing.

"Duapertiga pekerjaan akan hilang, tetapi jenis pekerjaan akan semakin banyak," ujarnya dalam diskusi Penyiapan SDM dan Infrastruktur Pendukung Memajukan Industri yang diselenggarakan Forum Diskusi Ekonomi Politik, di Jakarta, Rabu (4/4).


Ia kemudian mencontohkan penutupan tempat-tempat prostitusi yang marak dilakukan pemerintah daerah. Menurutnya, penutupan yang ditujukan untuk menghapus prostitusi itu akan percuma. Sebab, praktik transaksi prostitusi itu berpindah melalui gawai.  

"Percuma menutup doli, alexis atau kramat tunggak (lokasi prostisusi). Mereka bisa beralih ke hp kita," tegasnya.

Dalam kondisi yang berubah itu, ia menilai bahwa regulasi lama banyak yang tidak bisa berlaku. Sementara di satu sisi, perusahaan-perusahaan lama harus beradaptasi dengan kondisi itu agar bisa selamat.

Sementara itu, Deputi III Kantor Staf Presiden Deni Puspa yang juga menjadi pembicara dalam acara itu menjelaskan bahwa strategi Kementerian Perindustrian dan pemerintah pada umumnya sudah tepat.

“Dalam situasi berubah, tidak bisa membuat strategi spesifik. Pemerintah kembali ke dasar dengan membenahi sumber daya manusia, infrastruktur, dan regulasi,” jelasnya.  [ian]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Potongan Ojol 8 Persen Belum Jalan, Menaker: Nanti Ya...

Senin, 22 Juni 2026 | 20:22

OTT Bea Cukai Belum Ungkap Pengendali Sistem Impor

Senin, 22 Juni 2026 | 19:50

Pertamina Bantu Pedagang Kuliner Jakarta Fair dengan Bright Gas

Senin, 22 Juni 2026 | 19:48

Keterlambatan RKAB Biang Krisis Batu Bara

Senin, 22 Juni 2026 | 19:42

Kejari Jaksel Ungkap Alasan Tidak Menahan Roy Suryo dan Dokter Tifa

Senin, 22 Juni 2026 | 19:32

PM Inggris Keir Starmer Resmi Mundur, Andy Burnham Siap Gantikan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:20

Kritik Sejumlah Parpol untuk PDIP Bentuk Loyalitas ke Prabowo

Senin, 22 Juni 2026 | 19:16

Geruduk Kantor Gubernur, Ribuan Relawan Minta MBG Dilanjutkan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:15

Penahanan Ditangguhkan, Dokter Tifa: Alhamdulillah Bisa Pulang

Senin, 22 Juni 2026 | 19:09

Sinopsis House of the Dragon Season 3, Perang Targaryen Kian Brutal,

Senin, 22 Juni 2026 | 19:05

Selengkapnya