Berita

Karya seniman New York/Net

Dunia

Mark Zuckerberg Jadi "Target" Sindiran Seniman Jalanan New York

RABU, 04 APRIL 2018 | 10:14 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pendiri Facebook Mark Zuckerberg menjadi objek seniman jalanan konservatif Sabo. Dia membuat poster anti-Facebook bermunculan di seluruh New York City di tengah skandal kebocoran data pengguna Facebook ke Cambridge Analytica yang sedang berlangsung.

Tanda jalan palsu bertuliskan "Perhatian, Facebook menjual data Anda" dan poster yang memperingatkan "Anda tidak dapat mengawasi anak-anak Anda 24/7, tetapi kami dapat" ditempatkan di sekitar Times Square dan lokasi sibuk New York lainnya.

Beberapa poster juga memuat gambar Senator New York Chuck Schumer, yang putrinya bekerja untuk raksasa media sosial itu sebagai manajer pemasaran produk. "Putri Chuck bekerja untuk Zuck," begitu bunyi poster itu, diikuti oleh hashtag #ZuckSchumer.


Poster lain menunjukkan mantan anggota kongres Anthony Weiner, yang sebelumnya terlibat dalam berbagai skandal 'sexting' dan baru-baru ini dijatuhi hukuman 21 bulan penjara karena komunikasi Facebooknya dengan seorang gadis di bawah umur.

Ini bukan pertama kalinya Sabo menargetkan Facebook. Tahun lalu, sang seniman memasang poster di kota-kota California dengan slogan "F ** k Zuck" sebagai tanggapan terhadap desas-desus bahwa Zuckerberg tertarik untuk mencalonkan diri sebagai presiden. Halaman Facebook Sabo sementara dihapus karena mempromosikan "pidato kebencian" setelah kampanye itu.

"Serangan" terbaru Sabo di Facebook datang karena Zuckerberg berurusan dengan skandal Cambridge Analytica, yang mengungkapkan bahwa jaringan sosial tersebut memungkinkan perusahaan Inggris untuk menggunakan data dari 50 juta pengguna Facebook untuk penargetan politik dan profil psikologis.

Selain Zukerberg, Sabo juga pernah menjadikan sejumlah tokoh politik dan media liberal lainnya dalam karya satirnya, termasuk Hillary Clinton, Barack Obama, Lena Dunham dan Meryl Streep. [mel]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Penempatan Manajer Kopdes Harus Dilakukan Agar Tidak Terjadi Pemborosan APBN

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:24

Industri Alas Kaki Serap 3,8 Juta Pekerja

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:18

SHOW Token Siap Listing di Indodax, Bidik Perluasan Pasar Indonesia

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:14

Indonesia Gandeng Panama Perluas Kerja Sama Ekonomi dan Investasi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:11

Nikita Bier Mundur dari Jabatan Kepala Produk X

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:02

BNBR Jadi Sorotan, Ratusan Juta Saham Diperdagangkan Pagi Ini

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:49

Zulhas Bongkar Fenomena Kepala Daerah Disponsori "Toke"

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:28

Antusiasme Membludak, 128 Ribu Orang Berebut Tiket Upacara HUT Ke-81 RI

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:16

Ekonomi Kuartal II Tumbuh 5,29 Persen, DPR Soroti Ketergantungan pada Konsumsi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:13

Kemenag Rilis 40 Buku Digital PAI, Terintegrasi dengan Teknologi AI

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:06

Selengkapnya