Berita

Syafruddin/Net

Hukum

Wakapolri Janji Usut Biro Perjalanan Umrah Bermasalah Sampai Ke Oknum Di Kemenag

SENIN, 02 APRIL 2018 | 21:10 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Banyak biro perjalanan umroh dan haji yang bermasalah hingga merugikan jamaah, selain sudah ada yang disidang juga ada yang telah diselidiki oleh Polri.

Wakapolri Komjen Pol Syafruddin menjelaskan bahwa dirinya telah memerintahkan agar kasus penipuan perjalanan umroh tidak berhenti kepada pihak swasta alias biro perjalanan.

Menurutnya pihak yang mengeluarkan izin perusahaan dan perjalanan umroh patut mendapat perhatian.


"Betul-betul diinvestigasi sampai ke perijinannya, jangan berenti kepada perusahannnya. Yang berikan izin itu siapa. Supaya jangan terulang terus," kata Syafruddin di Kantor PP Dewan Masjid Indonesia, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/4).

Syafruddin memastikan penyelidikan proses perizinan yang diberikan oleh Kementerian Agama akan berjalan seiring penyidikan kasus yang sedang ditangani Bareskrim. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir biro perjalanan umroh bermasalah yang merugikan banyak jamaah.

"Perizinannya harus investigasi supaya tidak terulang. Ini banyak sekali korban," ujarnya.

Syafruddin memastikan, Polri akan berupaya melakukan investigasi terkait semua aspek yang berkaitan dengan travel umroh bermasalah ini. Bukan hanya Abu Tour, travel lain yang bermasalah juga akan diselidiki hingga ke proses perizinannya. "Semua yang bermasalah," katanya. [nes]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

Swiss Tantang Argentina Usai Singkirkan Kolombia Lewat Drama Adu Penalti

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:45

Kemesraan Prabowo-Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:30

Khayal Seorang Revolusioner

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:15

Pengalaman Demokrasi India jadi Inspirasi Penting Indonesia

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:53

Sikap Tegas Rektor Untan Jalankan Statuta Universitas Tuai Apresiasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:23

Belajar dari Koperasi Pertanian Jepang

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:58

Prabowo: Saya adalah Pengagum Pribadi Shri Narendra Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:31

Kisah Seorang Anak Buruh Harian Lepas

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:13

Bahayakan Nyawa Banyak Orang, DPR Desak Polisi Berantas Maling Besi

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:59

Tinjau TPA Jatiwaringin

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:39

Selengkapnya