Berita

Foto:RMOL

Politik

Tanpa Menyebut Nama, Prabowo Serang Jokowi

MINGGU, 01 APRIL 2018 | 23:57 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto mengkritik kepemimpinan Jokowi. Meski secara eksplisit tidak menyebut nama Jokowi, namun secara implisit maksud pidato yang disampaikan Prabowo di Hotel Bumi Wijaya Depok, Jawa Barat, Mingu (21/3), benar-benar dimaksudkan untuk Jokowi.

"Dalam ajaran di TNI tidak ada kesalahan anak buah, yang ada adalah kesalahan komandan. Jadi bukan ini salah menteri saya, salah dirjen saya," ungkap Prabowo.

Prabowo menekankan bahwa seorang pemimpin harus bertanggung jawab dan siap menanggung kesalahan anak buah.


"Anak buahnya yang brengsek, komandan tetap yang menanggung. Seperti itulah menjadi komandan di TNI," katanya.

Prabowo pun menyinggung sosok Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ia mengaku telah berbuat salah karena mengusungnya di Pilkada DKI 2012. Prabowo mengatakan dirinya juga sudah menyampaikan permintaan maaf kepada bangsa Indonesia.

Soal kepemimpinan, Prabowo juga menggambarkannya lewat analogi harimau dan domba. Kalau ada 1000 harimau dipimpin satu ekor domba, sebut dia, maka 1000 harimau ini akan jadi domba.

"Tapi sebaliknya 1000 domba dipimpin satu harimau, domba-domba itu akan mengaum," ucap Prabowo.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya