Berita

Politik

Prabowo: Anies Berubah Setelah Makan Nasi Goreng

MINGGU, 01 APRIL 2018 | 21:47 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Saat Pemilihan Presiden (pilpres) 2014, Anies Baswedan adalah sahabat Jokowi. Di salah satu kesempatan konferensi pers penyampaian program Jokowi-JK di Bandung, Anies menyebut Prabowo Subianto didukung oleh kelompok mafia seperti dugaan kasus korupsi migas, haji, impor daging, Alquran, dan lumpur Lapindo.

Namun keadaan berubah. Setelah dipecat Jokowi dari menteri pendidikan, Anies diusung Prabowo dan Gerindra di Pilgub DKI 2017. Hasilnya, Anies yang berpasangan dengan Sandiaga Uno keluar sebagai pemenang.

Prabowo sempat menyinggung soal ini. Hal ini dibeberkan Ketua Umum Gerindra itu saat berpidato di Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Minggu (1/4).


"Dulu Anies adalah orang yang menentang saya. Mungkin dia belum kenal saya. Ketika diundang ke Hambalang saya kasih nasi goreng akhirnya berubah," ucap Prabowo.

Prabowo pun menyanjung Anies dengan kebijakan-kebijakan yang dibuatnya di DKI Jakarta dalam pidatonya. Kebijakan yang dibuat Anies, kata Prabowo, sesuai dengan platform Partai Gerindra. Prabowo bergurau, hal itu berkat nasi goreng.

Dengan nada bercanda putra Sumitro Djojohadikusumo ini mengatakan bahwa nasi goreng bikinannya bisa merubah orang dari yang benci menjadi teman.

"Inilah ilmu nasi goreng. Kalau ada yang benci saya silahkan datang makan nasi goreng, nanti dia jadi pro Prabowo," selorohnya lagi.

Ia meyakinkan para simpatisan bahwa dirinya bukanlah orang yang keras. Tapi berhubung latar belakangnya militer, nada bicaranya yang keras menjadi kewajaran.[dem]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya