Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

PILPRES 2019

Indonesia Beruntung Punya Rizal Ramli

MINGGU, 01 APRIL 2018 | 17:53 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Calon presiden RI harus memiliki keunggulan tersendiri. Seperti dikemukakan peneliti dari Assosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Salamudin Daeng, Presiden RI periode mendatang harus memiliki kemampuan di atas rata-rata sehingga mampu mewujudkan keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat.

"Landasan ini tertuang dalam Pancasila dan Pembukaan UUD 45 untuk menuju kehidupan bangsa Indonesia yang adil dan makmur. Tulangnya ada di visi ekonomi kerakyatan berdasar Pasal 33 UUD 45," kata Salamuddin melalui pesan elektronik, Minggu (1/4).

Dia menyebut karakter tersebut ada pada sosok Rizal Ramli. Karenanya dia menyambut positif langkah Menko Ekuin di era Pemerintahan Gus Dur dan Menko Maritim era Jokowi itu meramaikan bursa calon presiden di Pilpres mendatang.


"Bang RR, capres yang berani mengeluarkan ilmu putih untuk kepret musuh-musuh rakyat," masih kata Salamuddin yang menyebut ilmu putih merupakan ilmu yang dilandasi dengan visi dan konsep yang jelas berdasarkan landasan yang dibangun founding fathers: Pancasila dan UUD 1945.

Baca: Mengapa Jokowi Kepret Rizal Ramli.

Salamuddin mengatakan beruntung Indonesia memilik RR. RR kerap membuka mata seluruh bangsa soal penyebab terjadinya ketimpangan dan cara bagaimana mengatasinya.

Baca: Dukungan Dari Buruh Untuk Pencapresan Rizal Ramli.

"Jadi beruntunglah karena dengan adanya bang RR kita tahu masalah ekonomi sesungguhnya. Misalnya soal ketergantungan pada asing, impor dan berbagai skandal dalam kekuasan. Saya lihat, politisi lain belum ada yang seperti itu. Dan itulah yang harus di-kepret oleh Bang RR," pungkasnya.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya