Berita

Ilustrasi: Net

Hukum

Mobil Sewa Stafsus Menteri Enggar Berpotensi Korupsi

MINGGU, 01 APRIL 2018 | 16:51 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kementerian Perdagangan bukan hanya doyan menyakiti petani padi, garam dan bawang dengan melakukan kebijakan impor. Kementerian yang dipimpin politisi Partai Nasdem Enggartiasto Lukita itu juga berpotensi merugikan kerugian negara dalam mengelola anggaran.

Soal dugaan korupsi ini dikemukakan Direktur Center For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi. Indikasi korupsi terdapat pada proyek pengadaan mobil sewa untuk kebutuhan staf khusus menteri yang dilakukan Biro Umum.

"CBA menemukan potensi kerugian negara sebesar Rp 315 juta untuk sewa kenderaan dinas untuk staf khusus menteri perdagangan ini," kata Uchok melalui pesan elektronik kepada redaksi, Minggu (1/4).


Sewa mobil tahun 2018 lebih mahal dibandingkan dengan penyewaan mobil pada tahun 2017. Sewa kenderaan untuk jabatan staf khusus menteri di Kementerian Perdagangan pada tahun 2017 sebesar Rp 90 juta untuk satu mobil. Sewa kenderaan mulai dipergunakan pada bulan April sampai Desember 2017.

Sedangkan sewa pada tahun 2018 sebesar Rp 405 juta untuk satu unit mobil. Dan Sewa mobil untuk staf khusus menteri dipergunakan mulai dari Januari sampai Desember 2018.

Uchok pun mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan penyelidikan.

"Jadi bila diasumsikan, sewa kenderaan staf khusus menteri perdagangan pada tahun 2017 sebesar Rp 90 juta atau hanya sebesar Rp 10 juta perbulan. Tetapi sewa kenderaan untuk staf khusus menteri perdagangan pada tahun 2018 sebesar Rp 405 juta, atau sebesar Rp 33.7 juta perbulan," paparnya.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya