Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

Pengamat: Rizal Ramli Hadir Di Tengah Politisi 'Unyu-Unyu'

MINGGU, 01 APRIL 2018 | 14:30 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kehadiran tokoh nasional Rizal Ramli sebagai calon presiden alternatif pilihan rakyat ternyata mendapat respon positif dari beberapa kalangan.

Mantan Menko Maritim itu dianggap mampu menyelesaikan persoalan bangsa sekaligus menjawab maraknya politisi ‘unyu-unyu’.

Peneliti Assosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Salamuddin Daeng menerangkan, yang disebut politisi unyu-unyu itu tidak memiliki visi jelas dan lebih mementingkan pencitraan.


"Kita beruntung punya Rizal Ramli dalam suasana politik nasional yang diisi politisi unyu unyu," ujar Salamuddin melalui pesan elektroniknya, Minggu (1/4).

Menurut dia, Rizal Ramli (RR) membawa bangsa ini pada cara berpolitik yang benar.

Dengan segudang pengalaman sebagai aktivis dan birokrat, RR memiliki visi jelas dalam menjalankan amanat Pancasila serta UUD 1945. Sedangkan para politisi ‘unyu-unyu’ yang tersebar di berbagai partai politik hanya mengandalkan popularitas serta elektabilitas belaka, sementara visinya nol besar.

"Platform ekonomi kerakyatan yang diemban RR merupakan jawaban atas menumpuknya permasalahan bangsa yang telah menahun. RR mengajak lawan lawannya bertarung pada isu mendasar yang dihadapi oleh bangsa Indonesia,” pungkasnya.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya