Berita

M. Romahurmuziy/Net

Politik

Ketum PPP: Tweet Fadli Zon Adalah Psywar Yang Menyesatkan

MINGGU, 01 APRIL 2018 | 13:13 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua Umum PPP Mohammad Romahurmuzy alias Gus Romy ikutan mengkritik unggahan Wakil Ketua DPR, Fadli Zon baru-baru ini di akun Twitter pribadinya.

Unggahan Fadli dimaksud tentang sosok pemimpin Indonesia. Menurut Fadli, Indonesia butuh pemimpin seperti Vladimir Putin dan bukan pemimpin yang banyak ngutang, nggak planga plongo.

Menurut Gus Romy, apa yang disampaikan Fadli itu sama sekali tidak memiliki basis data.


"Kita lihat, Indonesia pada 2017 memiliki pertumbuhan ekonomi nomor empat di dunia di negara-negara G20," kata Gus Romy saat Kampanye Akbar Pasangan Khofifal Indar Parawansyah-Emir Dardak di Lapangan Jombang, Jawa Timur.

"Itu merupakan psywar yang menyesatkan publik, tidak merupakan ekspresi jujur apa adanya tentang kepemimpinan Pak Jokowi,” tambahnya sebagaimana rilis tertulis yang disebarluaskan melalui Whatsapp Group.

Ia juga mengatakan bahwa seorang visioner itu sudah terlihat pada sosok Jokowi. Di samping visioner,  puji Romy, Jokowi juga seorang aksioner.

"Pak Jokowi itu langsung aksioner. Melakukan aksi nyata dengan melakukan pembangunan infrastruktur yang tertunda oleh presiden-presiden sebelumnya,” tukas Romy.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya