Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

RR Presiden, 100 Orang Brengsek Jadi Santapan Nyamuk Malaria

MINGGU, 01 APRIL 2018 | 04:47 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ekonom senior, Dr Rizal Ramli mengaku yakin harapan menuju Indonesia emas masih ada, meski berbagai keterpurukan tengah melanda bangsa ini.

Menurutnya, Indonesia emas bisa dicapai jika pemimpin mendatang berani menangkap seratus orang brengsek yang bertangung jawab atas keadaan Indonesia hari ini.

"Bila ditanyakan, mungkinkah kita menuju Indonesia emas, saya jawab bisa. Bisa kalau presiden baru tahun 2019 nanti menangkap 100 orang brengsek di Indonesia dan mengasingkannya ke sebuah pulau terpencil," kata Rizal Ramli saat berbicara di acara Nongkrong Politik RMOLSumut, bertajuk 'Menuju Indonesia Emas' di Kafe Jumpa Kawan, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (31/3) malam.


Jika terpilih menjadi presiden Indonesia, Rizal mengaku akan melakukan hal itu. Mantan Menteri Kemaritiman ini bahkan menyebut dirinya akan mengirim nyamuk malaria ke pulau yang berisi orang brengsek itu.

"Namun sebelum itu, kita akan kirimkan ahli biologi untuk menternakkan nyamuk malaria, agar mereka digigit nyamuk malaria," kata dia disambut tawa hadirin, seperti diberitakan RMOLSumut.com.

Rizal Ramli merinci bahwa keseratus orang brengsek itu di antaranya adalah koruptor, lawyer, tukang sogok, hakim korup, jaksa korup, dan panitera korup. Termasuk pengusaha hitam yang mengemplang pajak.

"Saya tak mau disamakan dengan Presiden Duterte yang dianggap melanggar HAM karena nembakin pengedar narkoba, kalau 100 orang brengsek di Indonesia itu mati digigit nyamuk malaria, maka nyamuklah yang melanggar HAM," seloroh pria yang akrab disapa RR itu. [ian]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya