Berita

Ribka Tjiptaning/Net

Politik

PDIP Kecewa Produk Ikan Terkontaminasi Cacing Masih Beredar

SABTU, 31 MARET 2018 | 23:38 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Politisi PDIP, Ribka Tjiptaning mengaku masih menemukan produk ikan makarel kaleng yang mengandung cacing parasit di pasaran. Padahal, saat Rapat Kerja dengan Menteri Kesehatan, Komisi IX DPR telah meminta Menkes dan BPOM menarik produk tersebut.

"Saya tadi malam di Pasar Ciledug itu di satu swalayan masih menemukan makarel (kalengan) itu. Masih dijual belum ada penarikan," kata Ribka usai diskusi di Kawasan Tebet Dalam, Jakarta Selatan, Sabtu (31/3).

Ia berpendapat, Komisi IX DPR sebagai mitra kerja dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) merasa kecewa dengan BPOM yang belum maksimal dalam mengatasi persoalan ini, dengan masih adanya produk sarden yang masih berada di pasaran.


"Yang penting Komisi IX sudah menekan ke BPOM dan Menkes untuk menarik dari peredaran," ujar Anggota Komisi IX DPR RI,

Pada 28 Maret 2018, BPOM mengumumkan 27 merek makanan ikan kaleng yang positif mengandung parasit cacing. 27 merek itu terdiri dari 16 merek produk impor dan 11 merek produk dalam negeri.

Pengumuman dilakukan setelah BPOM melakukan sampling dan pengujian terhadap 541 sampel ikan dalam kemasan kaleng yang terdiri dari 66 merek. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya