Berita

Foto: Ist

Politik

PILKADA JABAR 2018

Emil Punya Modal Kuat Rebut Hati Masyarakat

SABTU, 31 MARET 2018 | 18:48 WIB | LAPORAN:

Pasangan Ridwan Kamil dan Uu Ruzahnul Ulum (Rindu) diprediksi bakal merebut hati masyarakat‎ dalam pemilihan kepala daerah Jawa Barat (Pilkada Jabar) 2018.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin menjelaskan, Ridwan Kamil memiliki modal kuat merebut hati masyarakat. Termasuk, kaum millenial yang cukup akrab dengannya di media sosial.

"Pemilih millenial jumlahnya sampai 30 persen dari pemilih di Jabar. Itu artinya 30 persen ini yang melek teknologi. Mereka sangat dimungkinkan mengenal Ridwan Kamil karena memang aktif di medsos. Ini bisa jadi jaminan keunggulan pasangan Rindu di atas pasangan lainnya, lho," ujar dia saat dikontak, Sabtu (31/3).


Ujang menjelaskan, modal lain dalam merebut hati masyarakat Jabar adalah, Kang Emil telah teruji menjadi Wali Kota Bandung. "Politiknya sudah jalan lebih dulu, dan ini akan membawa citra positip karena kinerjanya memang baik. Sementara lawan-lawan lain belum‎," katanya.

Selain itu, Kang Emil juga berpasangan dengan orang yang tepat. Pendampingnya adalah Bupati Tasikmalaya Uu Ruzahnul Ulum. Dia diketahui belatar belakang dari PPP, santri dan Nahdlatul Ulama (NU). "Nah itu sudah pasti menjadi penopang Ridwan Kamil dalam merebut hati masyarakat‎ Jabar," jelasnya.

Ujang menyarankan pasangan Rindu yang sudah mengantongi dukungan dari kaum milenial dan santri ini, perlu memperbanyak intensitas bertemu dan silaturahmi kepada warga masyarakat. Pasalnya masyarakat Jawa Barat senang disapa dan didatangi.

Sebelumnya, SMRC mengumumkan elektabilitas pasangan Rindu masih yang tertinggi, mencapai 43,7 persen, disusul pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi 30,7 persen, Sudrajat-Ahmad Syaikhu 4,6 persen, dan pasangan TB Hasanuddin-Anton Charliyan 2,8 persen.

Dia menjabarkan pasangan Ridwan-Uu memiliki pemilih loyal 59 persen, Sudrajat-Syaikhu 57 persen, Deddy-Dedi 54 persen, serta Hasanuddin-Anton 30 persen. [sam]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya