Berita

Ahmad Rofiq/RMOL

Politik

Sekjen Perindo: Emang Cacing Masuk Dalam Komposisi Makanan Kaleng?

Jangan Cari Kambing Hitam
SABTU, 31 MARET 2018 | 14:57 WIB | LAPORAN:

. Pernyataan Menteri Kesehatan Menkes Nilla Moeloek yang mengatakan cacing yang hidup di makanan kaleng seperti makarel mengandung protein, merupakan pembenaran atas kinerja yang kurang mumpuni.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Perindo Ahmad Rofiq mengatakan, seharusnya jika memang benar ada cacing dalam kaleng makanan, Menkes mengambil langkah untuk memperbaiki kondisi tersebut, bukan malah mencari pembenaran.

"Menurut saya yang harus diperbaiki adalah kinerja Menteri Kesehatan. Jangan mencari kambing hitam," kata Rofiq di Kantor DPP Partai Perindo, Jalan Pangeran Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (31/3).


Konkretnya menurut dia, Kemenkes melakukan intensifikasi pemeriksaan terhadap produk-produk makanan di pool-pool atau di super-super market di dalam negeri. Sebab, cacing sesungguhnya tidak masuk dalam komposisi makanan kaleng itu.

"Tidak boleh ada satu statemen yang membenarkan terhadap barang yang rusak itu. Kan itu cacing tidak masuk dalam komposisi kaleng itu. Kan di dalam setiap produk itu ada komposisi. Contohnya ikan, saus, segala macam. Kan cacing enggak ada di situ. Jadi, itu artinya barang yang sudah rusak. Enggk sehat," demikian Rofiq.

Baca: Menkes: Cacing Itu Sebenarnya Mengandung Protein

Kasus temuan cacing parasit dalam makanan kaleng jenis makarel terungkap setelah BPOM menemukan 16 produk ikan makarel impor dan 11 produk dalam negeri mengandung cacing. [rus]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya