Berita

Presiden Joko Widodo melantik Isdianto sebagai Wakil Gubernur Kepulauan Riau/Net

Politik

Jokowi Diduga Melanggar UU Pilkada, Oposisi Diam Saja

SABTU, 31 MARET 2018 | 02:05 WIB | LAPORAN:

Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Firman Noor heran partai oposisi pemerintah tidak memberikan kritik terhadap Presiden Joko Widodo terkait pelantikan Isdianto sebagai wakil gubernur Kepulauan Riau.

Menurutnya dugaan pelanggaran UU 10/2016 tentang Pilkada yang dilakukan Jokowi memang benar terjadi.

"Saya katakan, ada enggak kemauan dan kemampuan berposisi dengan elegan. Kalau kemudian (oposisi) sama saja terjebak dalam politik kartel, saya kira akan smooth-smooth (adem ayem) saja," ujar Firman ditemui di Hotel Sahati, Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (30/3).


Peneliti LIPI ini menambahkan jika partai oposisi tidak melayangkan kritik terhadap langkah Jokowi, kuat dugaan partai oposisi juga ikut bermain dengan "kartel" politik.

Menurutnya hak tersebut akan merusak demokrasi yang ada di Indonesia sebab pelanggaran sebesar apapun yang dilakukan pemerintah tidak akan menghasilan suatu hal yang luar biasa.

"Tinggal pilih saja, apakah kita lebih pada sebuah efisiensi pemerintahan atau etika pemerintahan. Ini masalah keberpihakan," ujarnya.

Presiden Joko Widodo nekat melantik Isdianto sebagai Wakil Gubernur Kepulauan Riau sisa masa jabatan 2016-2021 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (27/3).

Pelantikan Isdianto diduga melanggar UU 10/2016 tentang Pilkada. Isdianto adalah calon tunggal yang dipilih aklamasi oleh DPRD Kepri. Dalam Pasal 176 UU 10/2016 disebutkan, Parpol atau gabungan parpol harus mengusulkan dua nama calon Wagub ke DPRD melalui Gubernur. [nes]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya