Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Peneliti China: Indonesia Potensial Ditanam Bawang Putih

JUMAT, 30 MARET 2018 | 20:43 WIB

Kebutuhan konsumsi bawang putih sebentar lagi dipasok dari produk lokal. Selama ini, 95 persen bawang putih berasal dari impor.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Ditjen Hortikultura, Prihasto Setyanto menjelaskan bahwa Kementerian Pertanian saat ini sedang gencar memperluas areal tanam bawang putih guna mencapai target swasembada yang dicanangkan Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Diharapkan, dalam waktu 2-3 tahun ke depan impor tinggal 5 persen.

"ini luas areal tanam bawang putih naik pesat dari  2.400 hektar tahun 2016  menjadi sekitar 15.000 hektar," kata dia dalam pernyataan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (30/3).


Hal yang sama diutarakannya saat mendampingi kunjungan Tim Pakar dari Republik Rakyat Tiongkok (China) di Desa Glapansari Kecamatan Parakan Temanggung, kemarin.

Prihasto menjelaskan, rasionalisasi harga benih dan harga konsumsi dalam negeri terus diupayakan pemerintah untuk menjadikan bawang putih lokal kompetitif dengan bawang putih impor.

"Saat ini, kendala ketersediaan benih dapat diselesaikan melalui produksi benih lokal, dan impor benih dari negara-negara yang telah dinyatakan bebas dari daftar hama dan penyakit pengganggu tumbuhan karantina," jelasnya.

Menurut Prihasto, saran pemerintah jika dilakukan impor benih, sebaiknya diutamakan dari Taiwan yang secara genetik telah teruji memiliki kemiripan dengan bawang putih lokal

"Hasil uji coba tanam oleh BPTP Jawa Tengah di Desa Glapansari Temanggung menunjukkan hasil yang menggembirakan. Semua jenis bawang putih yang ditanam mengumbi cukup besar dan bersiung. Hasil panen potensial digunakan sebagai benih. Varietas yang ditanam antara lain Lumbu Kuning, Lumbu Hijau dan Tawang Mangu Baru," jelasnya.

Dia menambahkan, varietas lokal terbukti adaptif mampu tumbuh,  berumbi dan bersiung. Untuk jenis Lumbu Hijau dan Tawangmangu Baru bahkan berpotensi memiliki produktivitas tinggi, yaitu bisa mencapai lebih dari 15 ton per hektar.

Saat rombongan meninjau kawasan bawang putih di Desa Posong Kecamatan Kledung Kabupaten Temanggung, Delegasi China dibuat kagum dengan potensi hamparan bawang putih yang begitu luas. Bahkan benih impor asal Taiwan yang ditanam di daerah itu pada umur  sekitar 90 hari telah menunjukkan indikasi mengumbi dan bersiung banyak.

Saat dimintai keterangan, Ketua Delegasi China, Profesor Kong Su Ping menyatakan, Indonesia potensial untuk ditanam bawang putih.  

"Kondisi alam sangat mendukung, terbukti pertumbuhan dan proses pengumbian bawang putih berkorelasi intensitas penyinaran matahari, curah hujan, iklim, sifat dan kondisi tanah serta kualitas benih," jelasnya.

Secara umum, lahan di lereng gunung Sumbing dan Sindoro di Kabupaten Temanggung-Magelang sangat sesuai untuk pengembangan bawang putih.

Sebelumnya, tim delegasi juga telah mengunjungi Kawasan bawang putih di Bandung, dan Malang.

"Dari kunjungan di tiga kabupaten, untuk swasembada harus ada perbaikan varietas dan teknologi budidaya. Ini dua faktor kunci sukses bawang putih direplikasi secara luas di Indonesia" demikian Prof. Kong. [sam]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya