Berita

BRI/Net

Advertorial

BRI Raih Predikat "The Most Valuable Bank Brands" di Indonesia

RABU, 28 MARET 2018 | 09:07 WIB | LAPORAN:

PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. berada di peringkat teratas dari daftar "The Most Valuable Bank Brands" di Indonesia dalam hasil riset "Brand Finance Top 500 Most Valuable Bank Brands 2018" yang dirilis pekan ini.

Dalam daftar yang sama disebutkan juga bahwa BRI menempati peringkat empat dari daftar merek bank paling berharga di seluruh Asia Tenggara.

Secara keseluruhan, Bank BRI menempati peringkat 82 atau naik dibandingkan dengan posisi tahun lalu yakni 89. Prestasi ini tak lepas dari meningkatnya nilai merek Bank BRI yang ditaksir sebesar USD 3,2 Miliar atau senilai Rp 44 Triliun, tumbuh 24% dibandingkan tahun lalu.


Corporate Secretary Bank BRI Bambang Tribaroto menyatakan bahwa hasil riset ini merupakan sinyal positif akan keberadaan BRI yang kian diakui di kancah internasional.

"Dinobatkan sebagai bank dengan merek paling bernilai di Indonesia tentu merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan bagi kami. Pencapaian ini juga semakin memotivasi kami untuk terus fokus terhadap pemberdayaan UMKM serta mengakselerasi digitalisasi," ungkapnya seperti keterangan yang diterima redaksi.

Brand Finance Banking 500 adalah studi tahunan yang dilakukan oleh Brand Finance, konsultan penilaian merek dan strategi terkemuka di dunia, dan diterbitkan dalam majalah "The Banker".

Dalam penelitian ini, bank-bank terbesar dunia diberi peringkat berdasarkan nilai merek mereka, dengan hasil yang mencerminkan tren industri dan menunjukkan perkembangan di masa depan. [mel]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya