Berita

Misbakhun/Net

Politik

Stabilitas Harga Harus Jadi Fokus Uji Kelayakan Calon Gubernur BI

RABU, 28 MARET 2018 | 03:37 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test di Komisi XI DPR, Rabu (28/3)

Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun berharap proses fit and proper test dilakukan dengan melakukan penggalian yang dalam atas kemampuan Perry Warjiyo dalam memimpin BI untuk 5 tahun ke depan. Menurutnya, fit and proper test harus difokuskan pada tugas dan kewenangan Gubernur BI.

“Yakni bagaimana menjaga stabilitas harga bisa dikendalikan dengan baik sehingga inflasi bisa terkendali. Bagaimana kebijakan operasi moneter bisa dilakukan dengan tepat sehingga volatilitas nilai tukar rupiah bisa dikendalikan  bila dibandingkan dengan nilai kurs dolar AS dan mata uang kuat lainnya di dunia,” ujar Misbakhun melalui pesan singkat, Selasa (27/3).


Misbakhun menambahkan, hal yang tak kalah penting adalah bagaimana agar kebijakan moneter BI ke depan bisa sinkron dan sejalan dengan konsep fiskal pemerintah. Dengan demikian, lanjutnya, bauran kebijakan di kedua sektor tersebut memberikan daya dorong yang optimal terhadap pertumbuhan ekonomi hingga berdampak pada kemakmuran rakyat Indonesia.

“Termasuk yang perlu digali dari Perry Warjiyo adalah soal arah pembuatan RUU Redenominasi Rupiah di masa yang akan datang. Sehingga upaya penyederhanaan nilai mata uang rupiah dengan menghilangkan jumlah angka nol dalam satuan mata uang rupiah bisa jelas,” cetusnya.

Lebih lanjut Misbakhun mengatakan, upaya menggali pendapat dan pandangan Perry Wajiyo dalam proses uji kelayakan oleh Komisi XI memang penting dilakukan. Dengan demikian publik dan pasar tahu sosok calon Gubernur BI pilihan Presiden Jokowi itu.

Meski demikian Misbakhun mengaku optimistis terhadap Perry yang memiliki pengalaman panjang di BI dan sekarang menduduki posisi salah satu deputi gubernur di bank sentral itu.

"Pak Perry Warjiyo dengan pengalaman kerja, pendidikan dan pelatihan yang lengkap, merupakan profesional yang cakap dan sosok terbaik saat ini untuk memimpin BI," ulas Misbakhun. [ian]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Yang Rada Gila

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:23

KPK Wanti-wanti Bantuan Korban Gempa NTT Jangan Dikorupsi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:17

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.090 Triliun di Triwulan II 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:10

Putin dan Prabowo Bakal Gelar Pertemuan di Vladivostok Awal September

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:09

Pembukaan Rapat Paripurna Diawali Ucapan Duka Cita untuk Korban Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:06

Menanti Nasib Investasi INA-SRF Usai Menang Gugatan Lawan Kimia Farma

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:02

Penangguhan Penahanan Asrul Azis Taba Ditolak

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:56

BPK Dorong Tata Kelola Kementerian Hukum Naik Kelas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:46

Kelahiran Anak Gajah Sumatera di Padang Sugihan Jadi Kado Istimewa HUT RI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:40

Pelemahan Rupiah Bisa Tekan Subsidi hingga Inflasi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:34

Selengkapnya