Berita

Paul Ryan/Net

Dunia

Ketua DPR Puji Langkah Trump Usir 60 Diplomat Rusia

SELASA, 27 MARET 2018 | 05:16 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Kebijakan Presiden Donald Trump mengusir 60 orang diplomat Rusia untuk angkat kaki dari Amerika menuai pujian dari Ketua DPR Amerika Serikat Paul Ryan.

Menurutnya, sikap Trump merupakan bentuk hukuman tepat atas tindakan Rusia yang melakukan serangan kimia terhadap mantan agen mata-mata Sergei Skripal yang berada di Inggris.

Dalam pernyataan yang dikeluarkannya Senin pagi (26/3), Ketua DPR Paul Ryan mengatakan bahwa keputusan untuk mengusir diplomat Rusia dari AS memperjelas bahwa Amerika berdiri bersama negara-negara sekutu.


Ryan juga mengatakan bahwa memang harus konsekuensi atas kecerobohan Rusia.

Kita, kata Paul Ryan, harus terus memimpin upaya internasional untuk mengisolasi Rusia sehingga mereka dapat memahami bahwa tindakan mereka tidak akan ditolerir.

Hari ini Pemerintah Amerika Serikat memutuskan untuk mengusir 60 orang diplomat Rusia.

Keputusan tentang pengusiran ini diumumkan oleh Jurubicara Gedung Putih Sarah Sanders pada Senin pagi (26/3).

Presiden Trump mengambil kebijakan pengusiran ini sebagai respon atas serangan kimia yang dilakukan Rusia terhadap mantan agen mata-mata Sergei Skripal yang berada di Inggris.

Tidak cuma sebatas mengusir 60 staf intelijen, Presiden Trump juga memerintahkan untuk menutup Kantor Konsulat Rusia di Seattle. [ian]

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

Board of Peace: Pergeseran Rational Choice ke Pragmatisme Politik

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:45

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

Kawasan Industri Jateng Motor Baru Transformasi Ekonomi Nasional

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:58

Ustaz Adi Hidayat Sambangi Markas Marinir

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:42

Ketua BEM UGM: Semakin Ditekan, Justru Kami Semakin Melawan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:26

Praktisi Hukum: Pasal 2 dan 3 UU Tipikor Bisa jadi Alat Kriminalisasi Pengusaha

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:06

PBNU dan Majelis Alumni IPNU Peroleh Wakaf Alquran di Bulan Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:45

Kejagung Tegaskan Hukuman Mati ABK di Kasus Narkoba sesuai Fakta Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:30

Mantan Danyon Sat 71.2 Kopassus Jabat Dandim 0509 Kabupaten Bekasi

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:15

KPK Bakal Kulik Dugaan Aliran Uang Suap Importasi ke Dirjen Bea Cukai

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya