Berita

Budi Karya Sumadi/Net

Politik

Berkaca Kasus Siska, Menhub Yakin Rekrutmen Sopir Taksi Online Asal-asalan

SENIN, 26 MARET 2018 | 07:04 WIB | LAPORAN:

Pemerintah menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Yun Siska Rohani, korban pembunuhan supir taksi online Grab.

Belasungkawa itu disampaikan saat Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi melayat ke kediaman keluarga korban, Minggu (25/3).

Dalam kunjungannya, Budi mengatakan telah meminta perusahaan penyedia jasa transportasi berbasis online ini untuk ikut menyampaikan belasungkawa sebagai tanggung jawab moral perusahaan.


Selain meminta untuk melayat, Budi juga mendesak perusahaan jasa berbasis aplikasi untuk memperbaiki rekrutmen pengendara.

"Saya minta kepada aplikator untuk melakukan perbaikan dalam rekruitmen. Kementerian Perhubungan juga akan melakukan evaluasi dan berdiskusi kepada para aplikator bagaimana proses rekruitmen dan syarat-syarat apa saja yang harus dipenuhi untuk menjadi driver taksi online," ujar Budi kepada wartawan di kediaman Yan Siska, Jakarta, Minggu (25/3).

Lebih lanjut, Budi menilai salah satu cara untuk memperbaiki penerimaan pengendara taksi online dengan melakukan penelusuran rekam jejak pada saat wawancara.

Menurutnya, dari kasus Yun Siska ini memungkinkan adanya tindakan asal-asalan dalam penerimaan pengendara taksi online.

"Kita tahu mana rekrutmen yang baik atau asal-asalan," ujar dia.

"Saya minta kepada seluruh stakeholder taksi online untuk lebih baik dalam melakukan proses rekruitmen agar keselamatan penumpang lebih terjaga. Minggu ini kita panggil semua aplikator untuk membahas hal ini," imbuhnya.

Sebelumnya, Jasad Yun Siska Rochani (29) ditemukan warga disekitar perumahan Cibinong Griya Asri (CGA), Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu pagi (18/3).

Wanita yang berprofesi sebagai marketing wedding organizer di Jakarta ini dibunuh oleh dua pelaku berinisial FH dan FD yang berprofesi sebagai supir taksi online.

Pelaku FH, melancarkan aksinya bersama adiknya FD di kawasan Rest Area Tol Jagorawi pada Minggu dini hari (18/3) .

Awalnya, korban memesan taksi online di kawasan Jakarta Selatan menuju Hotel di Kawasan Jakarta. Namun korban tidak langsung diantarkan ke tempat tujuan, melainkan diajak berputar-putar sampai ke kawasan Tol Jagorawi.

Kemudian saat di rest area daerah Sukaraja, korban dimintai uang Rp 20 juta, namun saat itu korban tidak membawa uang yang diminta sehingga korban dicekik hingga tewas. Pelaku juga mengambil barang-barang berharga korban.

Setelah melancarkan aksi nekatnya, pelaku membuang jasad korban di kawasan Perumahan CGA, Kabupaten Bogor.

Hanya selang satu hari sejak identitas korban terungkap, polisi berhasil menangkap pelaku di kawasan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Selasa dini hari (20/3). [nes]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya