Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
"Untuk mempermudah KPK perlu dilakukan audit forensik. Audit forensik akan membongkar dan menyebutkan semua pihak yang diduga menikmati dana KTP el," kata Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (Prima) Sya'roni kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (24/3).
Dikatakan dia, pengungkapan skandal KTP el semakin melebar setelah Setya Novanto mengungkapkan bahwa Puan Maharani dan Pramono Anung menerima masing-masing 500 ribu dolar AS. Hal itu disampaikan Novanto dalam persidangan kasus tersebut di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (22/3).
Populer
Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00
Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12
Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13
Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16
UPDATE
Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59
Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36
Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19
Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59
Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33
Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12
Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50
Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25
Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10
Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54