Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
"Bambang dan orang-orangnya datang habis sholat Jumat, sekitar pukul 2 siang. Dia mengusir warga. Tapi karena warga tak mau pergi, dia menggembok pagar seng," ungkap Nani Haryani, warga setempat.
Bambang tak peduli meski warga masih berada di dalam. Padahal, menurut Nani saat itu ada beberapa anak kecil termasuk anaknya yang sedang tidur siang. Dengan penggembokan pagar seng setinggi 5 meter itu, praktis 11 warga yang bertahan di reruntuhan bangunan tidak bisa keluar. Nani cs pun terpaksa membuat tangga dari kayu-kayu bekas agar bisa keluar.
Populer
Senin, 21 September 2026 | 03:25
Jumat, 25 September 2026 | 14:51
Jumat, 25 September 2026 | 22:39
Senin, 21 September 2026 | 13:33
Minggu, 27 September 2026 | 11:44
Sabtu, 26 September 2026 | 02:36
Kamis, 24 September 2026 | 20:07
UPDATE
Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23
Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20
Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19
Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18
Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10
Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08
Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55
Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55
Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50
Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46