Berita

Zulkifli Hasan/RMOL

Kemajuan Teknologi Harus Perkuat Identitas Kebangsaan

JUMAT, 23 MARET 2018 | 16:35 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan kemajuan teknologi komunikasi membuat dunia ada dalam genggaman. Untuk itu diingatkan kepada semua agar siap menghadapi masa yang disebut sebagai "zaman now".

"Kalau kita tak siap menghadapi zaman now, itu bahaya," ujar Zulkifli saat memberi Kuliah Umum di hadapan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Statistik, Jakarta, Jumat (23/3).

Di zaman now, menurut dia, tidak ada lagi istilah negara kaya atau miskin. Yang ada adalah bangsa yang bisa mengelola sumber daya alam atau tidak.


Disebutkan, Jepang yang luasnya hanya se pulau Sumatera namun negara itu surplus dengan berbagai bahan pakan dan maju dalam teknologi.

Hal demikian menurut Zulkifli bisa terjadi karena kita tidak peduli dan empati terhadap apa yang dimiliki.

"Kita memiliki berbagai jenis durian namun bibitnya diambil negara lain," ungkapnya seperti dalam keterangan Humas MPR.

Untuk itu, kepada generasi muda diingatkan agar mengetahui asal usul, potensi daerah, kearifan lokal, dan filosofi hidup budaya masing-masing. Ini penting sebab bila bangsa Indonesia kehilangan identitas maka generasi berikutnya akan mencari identitas yang lain.

"Ini bahaya. Ada anggapan budaya dari luar itu selalu bagus padahal tidak. Budaya yang tidak cocok dengan budaya Indonesia itu seperti pergaulan bebas, LGBT dan narkoba," imbuhnya.

Ditambahkan Zulkifli, bangsa Indonesia dibangun melalui proses yang panjang mulai tahun 1905 dengan berdirinya berbagai organisasi pergerakan hingga merdeka tahun 1945.

"Kita ingin merdeka karena ada kesadaran bahwa dijajah itu pedih. Dari sini muncul tujuan yang sama untuk merdeka," tutupnya. [rus]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya