Berita

Politik

Idealnya Jokowi Didampingi Figur Santri Milineal

JUMAT, 23 MARET 2018 | 14:41 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Isu SARA dan hoax diprediksi akan kembali ramai pada Pilpres 2019. Joko Widodo diprediksi bakal menjadi sasaran empuk dua serangan tersebut.

Karena itulah, Jokowi sapaan akrab petahana harus mampu menepis dua serangan tersebut jika ingin tampil sebagai kampium.

Direktur Eksekutif Lembaga Survei Independen Nusantara (LSIN) Yasin Mohammad mengatakan, Pilpres tahun depan isu yang dimainkan tidak jauh berbeda dengan Pilkada, yakni isu SARA dan hoax masih akan menjadi konsumsi publik.


Hal itu terjadi sebagai konsekuensi dari fase digital politik yang sedang terjadi di Indonesia. Saat ini, masyarakat lebih mudah terhubung dengan perangkat komunikasi tanpa bisa menyaring setiap informasi yang masuk.

"Informasi yang masuk ke masyarakat secara langsung ada juga yang berupa isu SARA maupun hoax, ini juga akan mewarnai Pemilu 2019," terang Yasin dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat  (23/3).

Pengajar di beberapa perguruan tinggi ini menambahkan, fakta tersebut harus menjadi perhatian Jokowi. Karena itulah, Jokowi harus didampingi figur santri untuk bisa menepis serangan isu SARA.

"Idealnya Jokowi didampingi figur santri, sehingga tercipta koalisi nasionalis-Islam yang memang sejak dulu menjadi penopang bangunan kebangsaan," terangnya.

Selain itu, lanjut Yasin, tingginya jumlah pemilih muda pada Pemilu mendatang harus menjadi perhatian khusus. Karena itu, figur yang mendampingi Jokowi harus bisa menyasar segmen milenial.

"Terakhir aspek kualitas, kemampuan juga menjadi pertimbangan. Selain santri dan muda, juga berkualitas. Itulah yang bisa menopang keterpilihan Jokowi," pungkas mantan aktivis HMI ini. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya