Berita

Foto: RMOL

Hukum

Setnov 'Nyanyi' Di Pengadilan, Chairuman Hingga Mekeng Terima Duit KTP-El

KAMIS, 22 MARET 2018 | 11:40 WIB | LAPORAN:

Setya Novanto menyebut deretan nama anggota DPR yang menerima aliran duit proyek kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) dalam sidang lanjutan pemeriksaan dirinya di Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, hari ini (Kamis, 22/3).

Ke siapa saja duit KTP-el itu singgah?


"Pertama adalah untuk komisi dua Pak Chairuman sejumlah 500 ribu dolar dan untuk Ganjar sudah dipotong oleh Chairuman, dan untuk kepentingan pimpinan Banggar sudah sampaikan juga ke Melchias Mekeng 500 ribu dolar, Tamsil Linrung 500 ribu dolar, Olly Dondo 500 ribu dolar di antaranya melalui Irvanto," urai Novanto di hadapan majelis hakim Tipikor.


Menurut Novanto, hal itu juga sudah disampaikan Irvanto Hendra Pambudi, keponakannya saat menjalani pemeriksaan penyidik KPK pada Rabu kemarin (21/3). Novanto mengaku sempat mempertanyakan keterlibatan Irvanto kepada Andi Narogong.

Masih kata Novanto, duit proyek KTP-el juga mengalir ke putri mantan Presiden Megawati Soekarnoputri yakni Puan Maharani dan Sekjen PDI Perjuangan ketika itu, Pramono Anung.

"Waktu itu ada pertemuan di rumah saya yang dihadiri oleh Oka dan Irvanto, di sana diberikan ke Puan Maharani 500 ribu, Pramono Anung 500 ribu dolar AS," ucap Novanto.

Sebelumnya, Jaksa penuntut umum KPK mendakwa Setya berperan sebagai orang yang meloloskan anggaran proyek KTP-el di DPR pada medio 2010-2011. Saat dia masih menjabat sebagai ketua Fraksi Partai Golkar.

Atas perannya, Setya Novanto disebut menerima total fee 7,3 juta dolar AS. Dia juga diduga menerima jam tangan merek Richard Mille seharga 135 ribu dolar AS.[wid]  

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

UAS Dihadang di Kutai Barat, DPR Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama

Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09

Jadwal Babak Perempat Final hingga Final Piala Dunia 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:51

RI Bisa Belajar dari Vietnam untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:41

Prabowo Berpeluang Akhiri Konflik Rempang dengan Standar Tata Kelola Baru

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:34

Video Parodi Kopdes Jauh dari Pemukiman Viral, Menkop Janji Evaluasi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:32

Roy Suryo Pede Menangkan Praperadilan soal Pasal ITE

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:10

ASN Pemkot Bandung Terlibat Judol Bisa Dipecat

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:50

Ledakan Guncang Damaskus di Tengah Kunjungan Bersejarah Presiden Macron

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:28

Puan Siap Tindak Lanjuti Diplomasi "Sungai Gangga dan Sungai Mahakam"

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:05

Prediksi Argentina Kontra Mesir Malam Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 17:51

Selengkapnya