Berita

Rizal Ramli berbincang dengan pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Miftahul Ulum Al-Yasini Pasuruan KH Mujib Imron (Gus Mujib)/RMOL

Politik

Gerindra: Rizal Ramli Layak Pimpin Indonesia

SELASA, 20 MARET 2018 | 17:52 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Partai Gerindra menilai ekonom senior Dr Rizal Ramli dinilai layak layak memimpin Indonesia periode 2018-2024. Pasalnya, Rizal memiliki kualitas dan berintegritas.

"Kalau bicara sosok, beliau kan mantan Menteri Koordinator Perekonomian dan Kemaritiman. Tentunya oleh beberapa kalangan dianggap layak," ujar Ketua DPP Gerindra Heri Gunawan kepada wartawan di Jakarta, Senin (19/3).

Menurut dia Rizal Ramli memiliki kualitas untuk memimpin Indonesia ke depan. Selain berintegritas, kata Heri, Rizal juga merupakan sosok yang bertindak sesuai dengan ucapannya.


Anggota Komisi XI DPR RI ini pun mengapresiasi deklarasi Rizal Ramli maju di Pilpres 2019. Dia melihat hal ini menunjukkan majunya demokrasi di Indonesia.

"Dan ini juga menunjukkan bahwa demokrasi yang sudah kita bina bahkan sejak zaman reformasi sampai hari ini sudah ada hasilnya," tutup dia.

Sebelumnya, mantan Menko Maritim RI Rizal Ramli menyatakan siap memimpin Indonesia periode 2019-2024. Hal itu disampaikan Rizal di kediaman pribadinya di Jalan Bangka IX, Jakarta Selatan, Senin (5/3).

Salah satu faktor yang mendorongnya berani berlagak di Pilpres 2019 adalah sikap prihatinnya terhadap kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stagnan pada angka 5 persen.

"Dengan potensi sumber daya alam yang besar, dengan potensi sumber daya manusia yang rajin bekerja maka Indonesia di tahun 2019-2024 bisa mencapai pertumbuhan ekonomi 10 persen. Dengan kondisi tersebut maka akan banyak tersedia lapangan pekerjaan, upah meningkat, dan kemiskinan berkurang," kata Rizal.[dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya