Berita

Setyo Wasisto/Net

Hukum

Didesak Usut WAG Neno Warisman, Polri: Harus Ada Dasar Hukumnya

SELASA, 20 MARET 2018 | 15:14 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Mabes Polri belum mengetahui soal Neno Warisman yang membuat Whatsapp Group (WAG) yang dinamai Ganti Presiden 2019.

"Belum tahu," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto saat dikonfirmasi di Mabes Polri, Selasa (20/3).

Sebelumnya, Ketua Fans Jokowi, Maryanto Suhardianto meminta agar Polri segera mengusut WAG itu. Menurut Setyo, permintaan Maryanto tersebut harus dipelajari dulu.
 

 
"Karena harus ada dasar hukumnya. Kalau di grup WA apakah dia masuk UU ITE apa nggak," jelasnya.

Termasuk tudingan makar, sambung Setyo, harus dipenuhi unsur-unsurnya sesuai diatur UU.

"Kami nggak bisa serta merta. Masyarakat jangan gaduh dengan fenomena ini. Tapi percayakan polisi profesional akan memproses dengan hukum yang berlaku," ujar Setyo.

Ia mengimbau, bijaklah dalam menggunakan sosial media. Sebab bisa dikenai pasal.

"Ternyata ada UU-nya. Harusnya sebelum gunakan itu menyadari bahwa ini ada resikonya," pesan Setyo.

Maryanto Suhardianto menuding ada indikasi gerakan makar dalam WAG admin Neno Warisman itu karena ingin menggulingkan pemerintah.

"Kelompok ini mempunyai tujuan Jokowi harus jatuh 2019. Ini sangat berbahaya bagi demokrasi," terangnya.

Maryanto mengatakan, kuat dugaan WAG 'Ganti Presiden 2019' pecahan dari Saracen dan Muslim Cyber Army (MCA).

"Kelompok ini mencoba memecah dengan konsentrasi penggalangan opini di tingkatan ibu-ibu untuk menolak Jokowi," jelas Maryanto.[wid]

 

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

UAS Dihadang di Kutai Barat, DPR Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama

Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09

Jadwal Babak Perempat Final hingga Final Piala Dunia 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:51

RI Bisa Belajar dari Vietnam untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:41

Prabowo Berpeluang Akhiri Konflik Rempang dengan Standar Tata Kelola Baru

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:34

Video Parodi Kopdes Jauh dari Pemukiman Viral, Menkop Janji Evaluasi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:32

Roy Suryo Pede Menangkan Praperadilan soal Pasal ITE

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:10

ASN Pemkot Bandung Terlibat Judol Bisa Dipecat

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:50

Ledakan Guncang Damaskus di Tengah Kunjungan Bersejarah Presiden Macron

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:28

Puan Siap Tindak Lanjuti Diplomasi "Sungai Gangga dan Sungai Mahakam"

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:05

Prediksi Argentina Kontra Mesir Malam Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 17:51

Selengkapnya