Berita

Foto: KBRI Wellington

Dunia

Dubes Tantowi Yahya: Selandia Baru Akui Integritas Teritori Indonesia

SELASA, 20 MARET 2018 | 09:33 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Dutabesar Republik Indonesia untuk Selandia Baru Tantowi Yahya bersyukur karena kunjungan Presiden Joko Widodo ke negara itu berlangsung dengan baik, lancar dan produktif.

Dalam kunjungan tersebut, Jokowi bertemu dengan sejumlah pejabat tinggi Selandia Baru seperti Perdana Menteri dan Wakil Perdana Menteri, ketua dan beberapa anggota Parlemen, juga beberapa menteri, dan ketua kubu oposisi.

Selain itu, Jokowi juga berkesempatan bertemu dengan CEO sejumlah perusahaan besar Selandia Baru dan tentu saja dengan warganegara Indonesia.


Dalam kunjungan itu, Jokowi dan Ibu Iriani Joko Widodo didampingi antara lain Menkopolhukam Wiranto, Menlu Retno Marsudi, Mensekneg Pratikno, dan Kepala BKPM Tom Lembong.

Hasil kunjungan Jokowi ke Selandia Baru  disampaikan Tantowi dalam pesan yang diterima redaksi, Selasa pagi (20/3).

Mengenai aksi kelompok pendukung Papua Merdeka yang sempat menggelar aksi di dekat kelompok warganegara Indonesia, Tantowi mengatakan, seperti halnya di banyak negara, di Selandia Baru pun  kebebasan berkekspresi dijamin oleh UU. Dengan demikian tidak ada yang bisa menahan kelompok apapun untuk berunjuk rasa. Dan, hal ini dimaklumi oleh Presiden Jokowi.

"Demo pendukung KSP (Kelompok Separatis Papua) yang ingin menarik perhatian tenggelam oleh hingar bingar warga Indonesia yang menyambut Presiden Jokowi. Di Selandia Baru isu Papua dimainkan oleh orang itu-itu saja dengan isu itu-itu saja. Dan penduduk Selandia Baru sendiri tidak menaruh perhatian ke mereka," kata Dubes Tantowi Yahya.

Lebih lanjut Tantowi mengatakan, dalam pertemuan bilateral dengan Pemerintah Selandia Baru yang diwakili oleh Perdana Menteri Jacinda Ardern, Wakil Perdana Menteri yang juga Menlu Winston Peters serta Menteri Pertahanan Ron Mark, Jokowi secara tegas dan komprehensif  menjelaskan posisi Indonesia dalam permasalahan kemanusiaan di Rohingnya, konflik nuklir di Korea, sengketa di Laut China Selatan, sengketa daging di WTO, IUU Fishing dan tentu saja soal Papua.

"Baik pemerintah (Selandia Baru) maupun ketua oposisi, Simon Bridges, yang bertemu Presiden setelah pertemuan dengan pemerintah, mengakui integritas teritorial Indonesia," demikian Dubes Tantowi Yahya. [dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya