Berita

Demonstrasi Majelis ProDEM/RMOL

Politik

Demo Kepung Istana, Usir Neolib dari NKRI

MINGGU, 18 MARET 2018 | 23:52 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) akan kembali turun ke jalan. Demonstrasi di depan Istana Negara hari Senin besok (19/3) mengusung tema: usir neolib dari NKRI.

Rencana aksi mengepung Istana Negara ini disampaikan Wakil Sekjen ProDEM Sya'roni kepada redaksi, Minggu (18/3).

"Tiga tahun di bawah kepemimpinan Jokowi, membuktikkan makin berkuasanya neoliberalisme di Indonesia. Trisakti dan Nawacita yang digadang-gadang sebagai solusi melawan neolib, nyatanya hanya menjadi kedok meraup suara rakyat," kata dia.


Dia mengatakan seabrek kebijakan diantaranya menumpuk hutang hingga Rp 4.000 triliun, membuka kran impor produk kerakyatan seperti beras, garam dan daging, membuka masuknya TKA asing, membuat undang-undang yang anti demokrasi seperti UU ITE, UU Ormas dan UU MD3, mencabut subsidi, membiarkan arogansi aplikator mengisap driver online, merupakan wujud bengis neoliberalisme. Dan untuk menghentikannya, tidak ada jalan lain selain usir neolib dari bumi Nusantara.

Aksi kepung Istana Negara akan dilaksanakan mulai pukul 11.00. Aksi dimulai dengan longmarch dari Patung Kuda Indosat menuju Istana.

Aksi besok sebagai penegasan sikap ProDEM terhadap rezim Jokowi. Aksi ini merupakan kelanjutan aksi yang dilakukan Majelis ProDEM pada Jumat (16/3) lalu yang menganggap Jokowi ingkar janji dan tidak melaksanakan janji politik yang tertuang dalam Nawacita.

"Kami mengajak mengajak seluruh elemen bangsa untuk bergabung dalam aksi demonstrasi kepung Istana Negara," tukas Sya'roni.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya