Berita

Demonstrasi Majelis ProDEM/RMOL

Politik

ProDEM Tak Pernah Jadi Relawan Jokowi

MINGGU, 18 MARET 2018 | 19:25 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) tidak pernah menjadi relawan Joko Widodo. ProDEM adalah wadah aktivis pergerakan yang selalu kritis terhadap rezim penguasa.

Begitu ditegaskan Wakil Sekjend ProDEM Sya'roni kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (18/3).

Penegasan itu disampaikan Sya'roni menanggapi salah persepsi seolah-olah ProDEM dianggap mantan relawan Jokowi, yang berkembang setelah demonstrasi Majelis ProDEM di Istana Negara, Jumat (16/3) lalu.


Mewakili pelaksana eksekutif, Sya'roni menyampaikan mendukung aksi Majelis ProDEM. Namun dia menyatakan secara kelembagaan ProDEM tidak pernah menjadi relawan Jokowi.

"Aksi taubat nasuha di depan Istana hanyalah aksi perseorangan aktivis ProDEM yang ketika Pilpres 2014 mendukung Jokowi. Menyadari bahwa selama 3 tahun Jokowi melenceng dari Trisakti dan Nawacita, maka aktivis tersebut melakukan taubat nasuha," kata dia.

Dia mengatakan demonstrasi dalam rangka "Menagih Janji Nawacita" dua hari lalu karena Jokowi dianggap ingkar janji dan tidak melaksanakan janji politik yang tertuang dalam Nawacita.

 Aksi berlangsung sangat militan, dimulai dari longmarch dari sekretariat ProDEM hingga ke depan Istana.

Bahkan, tak kalah dengan aktivis yang masih muda-muda, para aktivis senior ProDEM lantang melakukan orasi mengkritik kebijakan Jokowi yang dianggap jauh dari Nawacita.

"Patut diacungi jempol anggota Majelis ProDEM yang mayoritas para aktivis senior rela turun gunung memecah kebuntuan gerakan. Namun ada sedikit salah presepsi sehingga dalam kesempatan ini perlu ditegaskan bahwa ProDEM tidak pernah menjadi relawan Jokowi," tukas Sya'roni yang juga Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (Prima).[dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya