Berita

Syafti "Ucok" Hidayat (baju hitam memegang mic)/FB Iwan Sumule

Politik

Jokowi Tidak Boleh Dua Periode, Kekecewaan Bekas Relawan Sudah Final

SABTU, 17 MARET 2018 | 20:56 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tuduhan yang mengatakan bahwa kelompok aktivis yang mencabut dukungan dari  Joko Widodo dikendalikan oleh lawan politik sangat tidak beralasan.   

Syafti Hidayat alias Ucok yang kemarin (Jumat, 16/3) menjadi salah seorang orator dalam demo yang digelar kelompok Pro Demokrasi (ProDEM) adalah pendiri Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP).

Bara JP merupakan kelompok relawan yang setia mengawal Jokowi dalam Pilpres 2014 lalu.


Dalam demo di depan Istana Negara itu, Syafti "Ucok" Hidayat mengatakan, setelah melihat kinerja Jokowi kini, dirinya menyesal pernah mendukung Jokowi.

Ketua Majelis ProDEMitu  juga mengatakan dirinya tobat nasuha, dan tidak akan mendukung Jokowi lagi.

Ucok tidak mau meributkan tuduhan bahwa dirinya dan bekas relawan Jokowi lainnya dikendalikan lawan Jokowi. Dia juga tidak mau meributkan tuduhan yang mengatakan bahwa perubahan sikap itu karena urusan pembagian rezeki.

"Bagi kami, era Jokowi sudah selesai. Kami akan mengawal kehadiran presiden baru tahun 2019. Kami tidak akan biarkan negara ini jatuh ke lubang yang sama," kata Ucok. [dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya