Berita

Andi Arief/Net

Politik

Dituduh PKI, Ini Saran Andi Arief untuk Jokowi

KAMIS, 15 MARET 2018 | 09:26 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden Joko Widodo disarankan untuk tidak terlalu emosi menghadapi berbagai tuduhan dan tudingan yang dialamat pihak-pihak tidak bertanggung jawab pada dirinya. Termasuk tuduhan bahwa dirinya terlibat Partai Komunis Indonesia (PKI) seperti yang sudah lama beredar.
 
Jokowi sudah berulang kali merespon tuduhan itu. Terakhir, saat menghadiri pembagian sertifikat tanah untuk warga di Alun-alun Kota Serang, Banten, kemarin (Rabu, 14/3).

Dengan nada bercanda, Jokowi mengatakan, akan menggebuk pihak yang menuduhnya terlibat PKI.


"Kadang-kadang ya jengkel. Tapi cari orangnya enggak ketemu-ketemu. Awas kalau ketemu, tak (saya) 'gebuk' betul itu," kata Jokowi disambut tawa warga.

Walau disampaikan dengan nada bercanda, tapi menurut Andi Arief pernyataan itu tidak pantas disampaikan.

"Presiden kita ini sudah hidupnya enak, dibiayai negara, punya banyak penasehat, hidup di Istana megah. Tapi kosa katanya terbatas saat dituduh PKI, mau main gebug," tulis Andi Arief di laman Facebook miliknya, Kamis (15/3).

Andi Arief menyarankan agar Jokowi menjawab dengal lebih elegan.

"Jawab saja begini Pak Jokowi: Saya bukan PKI. Tapi PKI sejarah kita. Tahun 65 PKI terlibat. Jauh sebelumnya PKI amat terlibat kemerdekaan RI," kata Andi Arief. [dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya