Berita

Foto/Humas MPR

OSO Bangga Orang Bali Di Sukadana Sangat Toleran

KAMIS, 15 MARET 2018 | 02:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Usai menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar MPR di Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat, Rabu (14/3), Wakil Ketua MPR Oesman Sapta mengunjungi Desa Sedahan Jaya, desa yang penduduknya berasal dari Bali.

Kedatangan OSO sapaan akrab pria yang juga menjabat ketua DPD itu disambut dengan tarian Bali.

"Saya tahu ada desa Bali di Sukadana. Makanya saya ajak Gede Pasek Suardika yang orang Bali," kata OSO, di depan warga Bali Desa Sedahan Jaya.


Menurut OSO, orang Bali datang ke Sukadana tahun 1960-an, tepatnya ketika Gunung Agung di Bali meletus tahun  1963. Para pendatang dari Bali di Desa Sedahan Jaya bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan setempat.

"Sama persis seperti kalau ke Bali kita menyesuaikan dengan adat istiadat setempat. Begitu juga dengan orang Bali melakukan penyesuaian di Sukadana, tepatnya di Desa Sedahan Jaya," jelas dia.

OSO bangga dengan toleransi yang ditunjukkan warga Bali di Sukadana.

"Saya dengar dari kepala desa. Warga Bali di desa ini memiliki toleransi yang luar biasa. Mereka tidak pernah menimbulkan keributan," kata dia.

Toleransi juga ditunjukkan masyarakat Sukadana. Tidak ada persoalan agama. Baik agama Hindhu maupun Islam yang mayoritas bisa hidup berdampingan dan rukun di Sukadana.

"Mereka bisa menyatu padu dan hidup damai serta mengerjakan sesuatu secara bersama-sama," ujar OSO.

Ketua Umum Partai Hanura itu menegaskan siapa saja yang mengganggu kerukunan di Sukadana akan berhadapan dengannya.

"Awas, siapa saja yang mengganggu mereka (warga Bali) akan berhadapan dengan saya. Tidak boleh ada SARA di desa ini," tandas OSO.

Di Desa Sedahan Jaya tercatat sebanyak 126 kepala keluarga dengan jumlah 476 jiwa. Mereka adalah generasi kedua.

Sementara itu Gede Pasek melihat warga Bali di Desa Sedahan Jaya sudah betah tinggal di Sukadana. "Saya melihat mereka menikmati hidup di sini," ujarnya.

"Tadi saya tanya apakah pernah pulang ke Bali atau tidak. Mereka pernah pulang tapi tetap ingin balik ke Sukadana. Ini menandakan mereka betah di sini," sambung Pasek.

Anggota MPR dari Bali ini berharap warga Bali bisa terus berkembang bersama masyarakat setempat. "Bisa menjaga kerekatan persaudaraan, kekeluargaan, dan kebersamaan dengan maayarakat setempat," ujarnya. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya