Berita

Shinzo Abe/Net

Dunia

Abe Kembali Digoyang Skandal Pembelian Tanah

RABU, 14 MARET 2018 | 09:33 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe kembali dipusingkan skandal jual beli lahan untuk pembangunan sekolah.

Skandal jual beli tanah ini menyeret nama Ibu Negara Akie Abe, yang disebut telah melakukan kongkalikong demi mendapatkan tanah dengan harga murah. Kementerian Keuangan Jepang pun diminta melakukan pengusutan menyeluruh mengenai dugaan skandal kronisme yang melibatkan Abe dan keluarga dekatnya.

Diduga, rekan dekat PM Abe, Taro Aso, telah sengaja melaku­kan mark up tanah dalam jual beli lahan untuk pembangunan sekolah. Skandal jual beli itu per­tama kali mencuat pada 2017.


Selain Abe dan Aso yang merupakan sekutu, skandal tersebut juga menyeret nama Akie Abe, istri sang perdana menteri. be dan Akie diduga menjual lahan tersebut dengan harga hanya 10 persen dari total nilai di pasaran kepada operator sekolah swasta Moritomo Gakuen.

Menurut laporan media-media Jepang, nama Akie Abe langsung dihapus dari dokumen resmi jual beli tanah tersebut. Abe berulang kali membantah tuduhan dia dan istrinya memilih Moritomo Gakuen yang akhirnya membeli tanah tersebut dibanding operator sekolah lainnya.

Skandal ini kembali mencuat dalam beberapa hari terakhir setelah muncul tuduhan adanya be­berapa pejabat yang merekayasa bukti kunci untuk diserahkan ke parlemen. ama Akie Abe sudah disebut-sebut sejak tahun lalu atas kasus pembelian tanah oleh tempat penitipan anak Moritomo Gakuen (MG). Transaksi jual beli itu dinilai aneh karena harga tanahnya sangat murah.

Kubu oposisi menuduh tanah itu bisa dijual sangat murah karena pemiliknya dekat dengan keluarga Abe. Hiroshi Moriyama dari Partai Demokratik Liberal mengatakan kepada awak media, mereka mendapat informasi dari Wakil Kepala Sekretaris Kabinet mengenai Menkeu Taro Aso.

"Saya menerima laporan, sepertinya ada perubahan di beberapa dokumen," terang Moriyama.

Surat kabar Mainichi Shim­bun melaporkan, sejumlah do­kumen itu telah direkayasa agar sejalan dengan pidato kepala agensi pajak nasional Nobuhisa Sagawa, yang telah mengundur­kan diri terkait skandal.

Sagawa adalah Kepala Depar­temen Kementerian Keuangan yang mengawasi pembelian tanah oleh MG. Tahun lalu, Sagawa dipromosikan menjadi Kepala Agensi Pajak.

Meski turut terkena imbas skandal, Menkeu Aso menolak mengundurkan diri. Jumat lalu, seorang pejabat Kemenkeu Jepang ditemukan tewas bunuh diri, meski tidak disebutkan apakah kematiannya tersebut terkait skandal atau tidak.

PM Abe berulang kali mem­bantah terlibat skandal, dan ber­janji akan mundur jika memang terbukti bersalah.

Ketua Partai Liberal Demokra­tik (LDP) itu mengklaim akan mengundurkan diri jika ada bukti yang kuat mengenai tudu­han tersebut.

Sedangkan bekas Kepala Sekolah Moritomo Gakuen, Yasunori Kagoike dan istrinya sudah ditahan pada Juli 2017 atas dugaan menerima subsidi secara ilegal. ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya