Berita

Foto: RMOL

Politik

Sahabat Aksi Unjuk Gigi di Perayaan 1 Dekade Gerindra

MINGGU, 11 MARET 2018 | 22:32 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sedikitnya 2.750 kader Partai Gerindra Jakarta Timur yang tergabung dalam Sahabat Aksi (Adi Kurnia Setiadi) unjuk gigi saat puncak perayaan 1 dekade partai besutan Prabowo Subianto yang digelar di Lapangan Arcici, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (11/3).

Ribuan Sahabat Aksi yang mengenakan kemeja merah dan hitam tampak mendominasi Lapangan Arcici.

"Sahabat Aksi siap mengantarkan Pak Prabowo Subianto menuju Istana Negara," kata Ketua DPC Partai Gerindra Jakarta Timur, Minggu (11/3).


Selain itu, lanjut Adi, Gerindra Jakarta Timur juga membawa 10 mobil branding untuk memeriahkan kegiatan tersebut.

Kesepuluh mobil yang sudah disulap itu antara lain jenis Jeep Rubicon, BMW, Mercedez, Toyota Avanza dan Pajero.

"Kami kompak bekerja keras menguasai perolehan suara Pak Prabowo dan Gerindra di Jakarta Timur," tegas Adi.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani menyampaikan deklarasi pencalonan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto menjadi calon presiden (capres) pada Pilpres 2019.

"Desakan PAC, DPC, dan DPD sampai ranting-ranting dan para kader, juga desakan dari para ulama mengenai pencalonan Pak Prabowo jadi Presiden, kami akan meneruskan kepada Pak Prabowo," kata dia.

"Selama satu bulan ini kita telah merekam keinginan masyarakat, sampai pada kesimpulan bahwa Jakarta perlu Presiden baru," ujar Muzani diiringi sorak para pendukung Partai Gerindra.

Ia mengatakan, sampai saat ini Prabowo Subianto sendiri belum menyatakan bersedia untuk menjadi capres mewakili partainya itu. Prabowo, kata dia, saat ini masih mempertimbangkan banyak hal perihal pencalonannya itu.

Deklarasi itu diserahkan secara resmi dari DPD Partai Gerindra DKI Jakarta kepada DPP Partai Gerindra. Penyerahan itu dilakukan oleh Ketua DPD M Taufik kepada Sekjen DPP Ahmad Muzani. [dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya