Berita

Nusantara

Pegawai Maspion Group Ingin Khofifah Gubernur Jatim

SABTU, 10 MARET 2018 | 21:44 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) PT Maspion menyatakan mendukung Khofifah Indar Parawansa sebagai Gubernur Jawa Timur periode 2018-2023. Dukungan disampaikan langsung saat Khofifah berkunjung ke pabrik Maspion I di Sidoarjo, Sabtu (10/3).

"Kami perwakilan dari buruh Maspion Group. Hampir 30 ribu di bawah naungan SPSI Maspion Group. Kita ingin tekad bulat, mengawal mendukung untuk bu Khofifah," ucap Koordinator SPSI Maspion, Sudiyono.

Sudiyono mengatakan, buruh bersama pekerja Maspion akan ikut serta mengajak masyarakat berkampanye damai tanpa menggunakan isu SARA dan berita hoax.


"Kami mewakili serikat pekerja seluruh Indonesia pada hari ini bertekad bulat untuk ikut mendukung suksesnya pilkada Jawa Timur 2018. Menolak isu sara, menolak berita hoax. Mudah-mudahan Jawa Timur aman, sejahtera. Mugo-mugo bu Khofifah jadi," ucapnya.

Kedatangan kandidat yang berpasangan dengan Emil Elistanto Dardak ini disambut dengan meriah. Karyawan berjejer menyalami Khofifah ketika memasuki kawasan pabrik.

Pegawai girang menyemut di pintu kedatangan saat Khofifah menginjakan kaki dan langsung disambut pendiri dan CEO PT Maspion Grup, Alim Markus. Yel-yel plus selawat dilantunkan pegawai Mapsion menyambut Khofifah.

Khofifah terharu disambut riuh, menyampaikan apresiasi dukungan terhadapnya. Ini juga akan menjadi kekuatan tambahan pasangan Khofifah-Emil untuk bertarung di kontestasi Pilgub 2018.

"Terima kasih, mudah-mudahan ketemunya di hati. Kalau sudah ketemu di hati tidak pindah ke lain hati. Nguwun pangestu," pungkas Khofifah.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya