Berita

Jasad Mohammad al-Jabari saat hendak dimakamkan/Al Jazeera

Dunia

Bentrok Dengan Tentara Israel Di Tepi Barat, Pria Keterbelakangan Mental Tewas

SABTU, 10 MARET 2018 | 10:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pasukan Israel membunuh seorang pria Palestina yang cacat mental dalam bentrokan yang terjadi di daerah Bab al-Zawiya di kota Hebron di wilayah Tepi Barat yang diduduki jelang akhir pekan ini.

Kementerian Kesehatan Palestina mengidentifikasi korban yang tewas adalah Mohammad Zain al-Jabari, pria berusia 24 tahun yang memiliki keterbelakangan mental.

Dia ditembak di bagian dada oleh pasukan Israel saat demonstrasi menentang keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.


Menurut kementerian tersebut, al-Jabari tewas karena luka peluru setelah dilarikan ke rumah sakit pemerintah Hebron.

Abu Nasser, paman al-Jabari, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa keponakannya cacat mental dan menderita gangguan bicara.

Al-Jabari bekerja di bidang konstruksi dan meninggalkan seorang anak berusia empat tahun.

Terlepas dari ketidakmampuannya, Abu Nasser mengatakan bahwa al-Jabari sering menjadi orang pertama yang tiba di tempat kejadian ketika pasukan Israel terlihat di daerah tersebut.

"Mohammad mencintai Palestina, dan dia tidak akan pernah bisa duduk dan tidak melakukan apa-apa saat tentara (Israel) memasuki kota," kata Abu Nasser seperti dimuat Al Jazeera.

Sementara itu, seorang juru bicara tentara Israel menyebut bahwa pasukan menembaki penghasut utama dari kerusuhan di Hebron. Mereka mengklaim bahwa bom-bom dilemparkan dari sisi Palestina.

"Pria itu memegang bom bunuh diri dengan maksud untuk melemparkannya ke pasukan", kata juru bicara tersebut. [mel]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya