Berita

Sandiaga Uno/Net

Politik

Sandi Diingatkan Tak Mudah Tertipu Soal TPST Bantar Gebang

SABTU, 10 MARET 2018 | 03:40 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno diingatkan tidak mudah percaya dengan laporan yang diberikan pejabat Dinas Lingkungan Hidup saat orang nomor dua di Pemprov DKI itu mengunjungi TPST Bantar Gebang, Jumat (9/3).

"Pak Wagub jangan gampang tertipu laporan maupun intrik anak buahnya soal sampah Bantar Gebang," kata Pengamat Kebijakan Publik dari Budgeting Metropolitan Watch (BMW), Amir Hamzah.

Amir menilai, saat Sandi mendatangi TPST Bantar Gebang, ada kesengajaan dari petinggi Dinas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup.


Pasalnya mereka hanya mengantarkan Sandi ke lokasi tumpukan sampah yang sudah dirapatkan terlebih dahulu.

Sandi sepertinya sengaja tidak dibawa ke lokasi pembuangan sampah yang kondisinya amburadul.

Selain itu,  terkait keluhan sopir truk soal pembayaran gaji mereka, Amir meminta segera menindaklanjutinya. Diantaranya dengan memintaini keterangan pimpinan Dinas Lingkungan Hidup.

"Karena selain gaji para sopir yg terlambat dibayar, ternyata sudah bulan ini uang makan mereka juga belum dibayar," ujar Amir.

Permasalahan lain yang mengendap antara lain soal alokasi pembelian bahan bakar untuk masing-masing truk sebesar Rp 182 ribu per harinya.

"Apabila ada truk yang rusak atau tidak beroperasi, maka uang pembelian solar tetap dikeluarkan, tapi masuk ke kantong oknum-oknum pimpinan Dinas," ungkap Amir.

Persoalan lainnya adalah untuk mengurangi atau menghilangkan bau sampah, Dinas Lingkungan Hidup bekerjasama dengan salah satu perusahaan untuk mensuplai tanah merah guna menutup tumpukan sampah. Namun karena perusahaan itu tidak memiliki lahan tanah merah, maka yang dilakukan adalah mensuplai tanah boncos.

"Akibatnya bau menyengat dari tumpukan sampah makin menjadi-jadi dan menimbulkan kondisi yang tidak sehat pada lingkungan sekitarnya," papar Amir.

Terakhir, meskipun Pemprov DKI Jakarta sudah memutus kontrak dengan pihak swasta sejak pertengahan 2016 lalu, namun pimpinan Dinas Lingkungan Hidup masih terus berkonspirasi dengan PT Navigat Organic Energy Indonesia (NOEI) untuk mengelola tenaga listrik di TPST Bantar Gebang.

"Pak Wagub harus menyelesaikan segala persoalan TPST hingga tuntas dengan menindak pimpinan Dinas Lingkungan Hidup," pungkas Amir.

Diketahui, Wakil Gubernur Sandiaga Uno mengunjungi TPST Bantar Gebang sembari berlari pagi.

Ia berlari bersama anggota komunitas lari dan pejabat Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mulai dari Polsek Bantargebang yang terletak di Jalan Raya Narogong. [ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya