Berita

Pasukan Mobilisasi Populer (PMF)/Reuters

Dunia

Lewat Dekrit, Milisi Syiah Irak Secara Formal Dilantik Jadi Pasukan Keamanan

JUMAT, 09 MARET 2018 | 12:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi mengeluarkan sebuah dekrit pada hari Kamis (8/3) yang meresmikan masuknya kelompok paramiliter Syiah di pasukan keamanan negara tersebut.

Menurut keputusan tersebut, anggota milisi Syi'ah, berbagai kelompok milisi yang dikenal secara kolektif sebagai Pasukan Mobilisasi Populer (PMF), yang sebagian besar didukung dan dilatih oleh Iran, akan diberi banyak hak yang sama dengan anggota militer.

Di bawah keputusan itu, seperti dimuat Reuters, anggota paramiliter akan diberi gaji setara dengan anggota militer di bawah kendali Kementerian Pertahanan.


Selain itu, mereka juga akan tunduk pada hukum dinas militer dan akan mendapatkan akses ke institusi militer dan perguruan tinggi.

Parlemen Irak sendiri telah mengeluarkan sebuah undang-undang pada tahun 2016 untuk membawa PMF ke aparatur negara, dengan milisi melapor langsung kepada perdana menteri. [mel]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya