Berita

Venezuela/Net

Dunia

Oposisi Siap Gelar Aksi Besar-besaran Di Jalan Jelang Pemilu Venezuela

JUMAT, 09 MARET 2018 | 11:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Oposisi Venezuela menyerukan sebuah demonstrasi nasional akhir bulan ini untuk menentang pemilihan yang mereka anggap curang karena hanya akan melanggengkan Nicolas Maduro di kursi nomor satu negara tersebut.

Oposisi membentuk sebuah blok yang disebut "Broad Front For A Free Venezuela", yang mencakup partai oposisi dan juga mahasiswa, aktivis serikat pekerja dan profesor universitas. Mereka menyerukan demonstrasi besar-besaran pada 17 Maret mendatang.

Partai oposisi utama negara tersebut, yang memboikot pemungutan suara pada 20 Mei, berhenti melakukan demonstrasi tahun lalu setelah bentrokan empat bulan dengan pasukan keamanan membuat lebih dari 120 orang tewas namun gagal untuk memaksa pengunduran diri Maduro.


"Kami mengumumkan protes terhadap kecurangan pada 17 Maret," kata Victor Marquez, ketua Asosiasi Profesor Universitas, salah satu organisasi di kelompok tersebut dalam pertemuan oposisi (Kamis, 7/3).

Dia menyebut bahwa aksi itu adalah untuk mencegah perubahan presiden dan model sosio-politik yang menyebabkan kesengsaraan.

Sebagian besar partai oposisi memboikot pemilihan tersebut dengan alasan tidak dilakukan secara adil.

Mereka mencatat bahwa dua pemimpin oposisi yang paling populer dilarang memegang jabatan publik, berbagai pihak telah dilarang ikut ambil bagian. [mel]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya